Menulis Quotes: Pengertian, Tips, dan Contohnya

Menulis Quotes: Pengertian, Tips, dan Contohnya

Quotes banyak kita temui di berbagai tempat, di buku, novel, dan juga media sosial. Quotes tersusun dari beberapa kata saja.

Walaupun demikian, salah satu bentuk karya tulis ini juga menarik untuk dibaca dan minati. Terkadang sebuah quotes mampu menggerakkan diri dan menenangkan hati pembacanya.

Menulis Quotes: Pengertian, Tips, dan Contohnya

Pada kesempatan kali ini kami akan memaparkan hal-hal terkait quotes. Mulai dari pengertian, tips menulis, dan juga contohnya.

Pengertian Quotes

Quotes yang kami bahas pada artikel kali ini adalah sebuah kata-kata bijak atau kata-kata mutiara, ya! Jadi bukan quotes berupa sebuah kutipan (kutipan langsung atau tidak langsung).

Quotes adalah kalimat inspiratif yang terdiri dari beberapa jumlah kata saja. Di mana kalimat tersebut dapat memotivasi atau menjadi renungan bagi pembacanya.

Biasanya quotes dapat kita temukan di buku, novel, dan juga media sosial. Bahkan di media sosial quotes-quotes inspiratif sangat mudah kita jumpai ketika scrolling Instagram misalnya.

Tips Menulis Quotes

Ada beberapa tips yang bisa kamu terapkan untuk membuat atau menulis quotes, yaitu:

1. Pilihlah suatu momen dalam hidupmu sebagai sebuah tema

Kamu bisa menggunakan suatu momen dalam perjalanan hidupmu sebagai sebuah tema. Fokuslah pada satu momen, ya!

Agar kamu lebih fokus dan tidak terdistraksi. Ketika kamu fokus, kamu akan lebih masuk ke dalam momen tersebut. Dengan demikian kata-kata yang kamu ciptakan akan lebih memiliki makna atau menyentuh hati.

2. Menulislah dengan hati

Pada poin pertama sudah disebutkan, bahwa sebaiknya kamu fokus pada satu tema dan momen tertentu. Selanjutnya adalah resapi momen tersebut.

Pikirkan dan pilihlah kata-kata atau ungkapan yang bisa mewakili kondisi atau perasaan pada momen tersebut. Quotes pada tahap ini masih berupa draft ya, belum final. Sebab ada tahapan dan tips lain yang perlu kamu lakukan.

3. Riset kata yang tepat

Menulis quotes tidak cukup hanya mengandalkan perasaan, dan kata yang terlintas di benakmu. Sebab bisa saja kata yang terlintas tersebut belum sesuai dengan kaidah EYD atau KBBI misalnya.

Dengan artian kata-kata tersebut hanya kamu yang bisa memahaminya. Untuk itu kamu perlu riset kata-kata yang tepat itu bagaimana. Agar orang lain yang membaca juga bisa memahami, tersentuh, dan bisa mengambil hikmahnya.

4. Perhatikan jumlah katanya

Quotes identik dengan penggalan kalimat yang pendek. Namun jangan membuatnya terlalu pendek, ya! Jangan pula terlalu panjang. Cukup 15 sampai 75 kata saja.

5. Bacalah quotes yang kamu buat

Setelah quotes yang kamu tulis selesai, kamu perlu membacanya. Kamu bisa membacanya dengan lantang maupun pelan. Dengan membaca quotes yang sudah kamu ciptakan kamu akan tahu apakah quotes tersebut enak di dengar atau tidak.

6. Minta saran kepada orang lain

Persepsi orang lain itu sangat diperlukan dalam menulis apapun. Baik menulis cerpen, novel, puisi, atau pun quotes.

Pendapat berupa kritik dan saran dapat memoles quotes yang kamu tulis menjadi lebih indah dan bermakna. Kami bisa meminta saran kepada adik, kakak, atau teman komunitas menulismu.

Contoh Quotes

Berikut adalah beberapa contoh quotes

Contoh pertama

We suffer more in imagination than in reality.”

“Kita menderita lebih di imajinasi kita daripada di kenyataan.”

Seneca (Letter) dikutip dari Buku Filosofi Teras halaman 109

Contoh kedua

“Musibah terasa paling berat bagi mereka yang mengharapkan hanya keberuntungan.”

Seneca (On Tranquility of Mind) dikutip dari Buku Filosofi Teras halaman 116

Bagaimana? Apakah kamu tertarik menulis quotes? Semoga uraian di atas dapat sedikit membantu kamu jika sedang mengalami kesulitan atau bingung harus mulai menulis quotes dari mana, ya!

Tinggalkan Komentar

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *