7 Tips Mengevaluasi Naskah Lomba Menulis Cerpen untuk Kamu yang Belum Berhasil Menjadi Juara atau Penulis Terpilih

7 Tips Mengevaluasi Naskah Lomba Menulis Cerpen untuk Kamu yang Belum Berhasil Menjadi Juara atau Penulis Terpilih

Gagal menjadi juara atau penulis terpilih dalam lomba menulis cerpen memang rasanya sangat menyesakkan, apalagi kalau sudah gagal sampai berkali-kali. Label tidak cocok jadi penulis atau tidak punya bakat menulis kadang langsung disematkan oleh diri sendiri.

Padahal, naskah cerpenmu yang belum berhasil juara justru bisa menjadi aset berharga, lho. Dengan mempelajari tips mengevaluasi naskah lomba menulis cerpen mulai dari mengistirahatkan naskah, membandingkan dengan karya pemenang, sampai meminta feedback orang lain, kamu bisa paham apa saja hal-hal yang perlu diperbaiki dari naskah cerpenmu agar ke depannya kamu memiliki peluang untuk menang.

7 Tips Mengevaluasi Naskah Lomba Menulis Cerpen untuk Kamu yang Belum Berhasil Menjadi Juara atau Penulis Terpilih

Jadi, stop melabeli diri kamu tidak cocok jadi penulis atau tidak bisa menulis, ya. Menulis itu keterampilan yang bisa dipelajari, bukan terlahir secara alami. Penulis yang baik juga tidak diukur dari seberapa sering memenangkan lomba, melainkan seberapa pandai kamu membedah ulang naskah yang belum berhasil menjadi juara. Artikel kali ini akan memberikan panduan tips mengevaluasi naskah lomba menulis cerpen yang bisa kamu terapkan.

Langkah Evaluasi Naskah yang Belum Menang dalam Lomba Menulis Cerpen

Inilah beberapa langkah yang bisa kamu ikuti untuk mengevaluasi naskah cerpen yang belum berhasil menjadi juara atau tidak terpilih untuk dibukukan:

1. Istirahatkan naskah

Saat baru membaca pengumuman bahwa naskah cerpenmu belum berhasil menjadi juara, kadangkala emosi masih tidak stabil. Kecewa, marah, dan sedih bercampur jadi satu. Oleh karenanya, kamu cenderung belum bisa melihat dan menilai kembali naskah cerpenmu secara objektif.

Jadi, berikan jeda waktu setidaknya 3-7 hari untuk mengistirahatkan naskah cerpenmu terlebih dahulu sebelum dibedah ulang atau dievaluasi. Dengan begitu, kamu bisa memberikan penilaian menggunakan kacamata yang lebih segar dan objektif.

2. Lakukan perbandingan dengan karya pemenang

Tips mengevaluasi naskah lomba menulis cerpen berikutnya adalah membandingkan dengan karya pemenang. Dengan membaca karya pemenang, kamu bisa mendapatkan gambaran standar juri dalam melakukan penilaian.

Bandingkan cerpenmu dengan cerpen pemenang dari beberapa aspek seperti pembuka atau opening, kedalaman emosi, konflik yang disajikan beserta penyelesaiannya, hingga kekuatan ending cerita. Selain itu, judul cerpen yang menarik dan unik juga bisa menjadi nilai tambah bagi juri.

3. Periksa ulang aspek teknis

Selain jalan cerita yang disajikan, aspek teknis juga tidak kalah penting untuk diperhatikan dalam mengevaluasi naskah lomba menulis cerpen. Naskah cerpen yang masih mengandung banyak typo, salah memilih jenis font, spasi tidak sesuai ketentuan, hingga jumlah kata melebihi batas bisa menjadi jalan cepat untuk menggagalkan naskah menjadi juara, bahkan sebelum juri membacanya. Sayang sekali, kan?

Itulah kenapa sebelum mengirimkan naskah cerpenmu, bacalah ulang dan lakukan self editing yang matang terlebih dahulu. Langkah ini penting untuk memastikan tidak ada typo yang masih bertebaran dan aspek teknis lainnya sudah terpenuhi sesuai ketentuan lomba. Dengan begitu, peluang naskah cerpenmu menang atau terpilih untuk dibukukan lebih besar.

4. Cek kesesuaian tema dan karakter penyelenggara lomba

Banyak naskah cerpen gugur bukan karena menyajikan cerita yang kurang menarik, melainkan salah alamat. Dalam artian, naskah cerpen yang dikirimkan tidak sesuai tema yang ditetapkan penyelenggara lomba. Misalnya sebuah lomba cerpen mengusung tema keluarga, sementara cerpen yang kamu kirimkan menonjolkan tema persahabatan. Maka, secara otomatis naskah kamu akan gugur.

Jadi, kamu perlu evaluasi kembali apakah tema cerpenmu sudah sesuai ketentuan atau belum. Jika belum, besar kemungkinan poin inilah yang menjadi alasan kenapa karyamu gagal menjadi juara atau terpilih untuk dibukukan. Interpretasi tema yang mendalam juga menjadi pertimbangan penting bagi juri untuk meloloskan naskahmu.

Tidak hanya tema, karakter juri atau penyelenggara lomba juga perlu diperhatikan. Kesesuaian gaya bahasa cerpen dengan karakter juri atau penyelenggara lomba merupakan poin penilaian penting yang bisa menjadi salah satu penentu kemenangan. Inilah kenapa kamu perlu riset siapa juri dan penyelenggara lomba terlebih dahulu sebelum mulai menulis naskah untuk dilombakan.

5. Cek paragraf pembuka cerpen

7 Tips Mengevaluasi Naskah Lomba Menulis Cerpen untuk Kamu yang Belum Berhasil Menjadi Juara atau Penulis Terpilih

Tips lain yang bisa kamu coba dalam mengevaluasi naskah lomba menulis cerpen adalah mengecek paragraf pembuka atau opening cerpen. Kira-kira, apakah pembuka dalam cerpenmu sudah cukup memikat dan membuat juri ingin lanjut membacanya sampai akhir ataukah belum, perlu dievaluasi lebih lanjut.

Juri lomba juga tentunya akan membaca ratusan naskah cerpen yang masuk. Pembuka cerpen yang langsung memikat perhatian bisa memberikan kesan pertama yang kuat bagi juri lomba sehingga mempengaruhi kemenangan cerpen.

6. Gunakan teknik membaca nyaring

Tips mengevaluasi naskah lomba menulis cerpen berikutnya adalah menerapkan teknik membaca nyaring atau read aloud. Baca ulang naskah cerpenmu dengan suara nyaring untuk mengetahui aliran kalimat-kalimat di dalamnya apakah sudah terasa lancar atau masih banyak yang janggal.

Misalnya, jika terdapat kalimat yang membuat napasmu terengah-engah saat membacanya, bisa jadi itu karena kalimat tersebut terlalu panjang atau bertele-tele sehingga perlu dipangkas agar lebih efektif. Menghilangkan kata yang berulang atau tidak perlu juga penting untuk memastikan jumlah kata dalam naskah cerpenmu tidak melebihi batas ketentuan lomba.

7. Meminta feedback

Tips terakhir, cobalah meminta feedback atau umpan balik dari orang lain yang memiliki kemampuan menilai kualitas cerpen. Misalnya saja, beta reader ataupun orang terdekat yang suka membaca cerpen. Jika ingin meminta saran atau penilaian dari jasa beta reader, maka kamu perlu mengeluarkan sejumlah biaya.

Beta reader akan membantu memberikan umpan balik terkait paragraf pembuka, kekuatan alur dan konflik, efisiensi kata dan tempo, hingga kekuatan ending cerpen. Untuk mempertajam feedback yang diberikan, kamu bisa pilih beta reader yang juga seorang penulis atau terbiasa membaca cerpen pemenang lomba.

Beta reader akan memberikan penilaian secara jujur dan objektif. Yang mana, penilaian tersebut bisa dijadikan bahan perbaikan untuk cerpen yang akan kamu tulis berikutnya.

Ceklist Evaluasi Naskah Lomba Menulis Cerpen

Inilah ceklist evaluasi naskah lomba menulis cerpen sebagai panduan cepat agar kamu bisa mengevaluasi naskah lomba menulis cerpen lebih mudah.

Aspek yang dievaluasiPertanyaan yang bisa diajukanSolusi jika belum terpenuhi
Kesesuaian temaApakah naskah cerpen menginterpretasikan tema lomba secara mendalam, terlalu luas, atau bahkan di luar tema?Cari sudut pandang yang emosional dan unik
Alur dan ritme ceritaApakah pertengahan cerita terasa membosankan?Pangkas bagian yang terlalu panjang atau bertele-tele
Kerapian teknisApakah masih terdapat typo, kesalahan jenis font, format naskah, atau jumlah kata yang melebihi batas?Lakukan self editing total sesuai panduan EYD V dan ketentuan lomba
Paragraf pembukaApakah tiga kalimat pertama cerpen mampu memikat perhatian atau membuat penasaran?Buat paragraf pembuka yang langsung memicu emosi atau konflik

Itulah tadi tujuh tips mengevaluasi naskah lomba menulis cerpen untuk kamu yang belum berhasil menjadi juara atau penulis terpilih. Setiap penyelenggara lomba memang biasanya memiliki kriteria naskah pemenang yang berbeda-beda.

Namun, melakukan evaluasi naskah cerpen bisa membantumu menemukan di mana letak kekurangannya. Selain itu, kamu juga bisa memperoleh bahan perbaikan untuk menulis naskah cerpen yang berpotensi menang dalam lomba menulis cerpen berikutnya yang hendak kamu ikuti.

FAQ Seputar Tips Mengevaluasi Naskah Lomba Menulis Cerpen

Inilah daftar pertanyaan yang sering diajukan (FAQ) penulis atau peserta lomba menulis cerpen terkait tips mengevaluasi naskah lomba menulis cerpen:

1. Apakah naskah cerpen yang belum menang di satu perlombaan bisa dikirimkan ke perlombaan lain?

Ya, bisa. Namun, pastikan naskah tersebut sudah dilakukan editing menyeluruh dan disesuaikan dengan ketentuan lomba cerpen yang baru.

2. Berapa lama waktu ideal untuk mengistirahatkan naskah cerpen sebelum dievaluasi?

Setidaknya, diamkan naskah 3 sampai 7 hari sebelum dievaluasi untuk meredakan emosi, memunculkan inspirasi yang lebih segar, dan memberikan penilaian yang objektif.

3. Di mana saya bisa menemukan cerpen pemenang lomba sebagai perbandingan?

Biasanya, kamu bisa menemukan cerpen pemenang lomba di buku antologi hasil lomba, website resmi atau highlight story media sosial penyelenggara.

4. Apakah boleh meminta bantuan AI untuk menulis cerpen yang ingin dilombakan?

Kamu bisa meminta bantuan AI untuk sekadar memantik ide cerpen yang hendak ditulis, bukan memintanya menulis cerpen secara keseluruhan. Pihak penyelenggara lomba juga biasanya memiliki ketentuan tersendiri terkait penggunaan AI untuk penulisan naskah cerpen.

WhatsApp
Facebook
Twitter
LinkedIn