
Tidak sedikit penulis yang berpikir bahwa akhir dari perjalanannya menerbitkan buku adalah terselesaikannya naskah dan diterimanya naskah oleh penerbit. Padahal, masih ada tantangan berikutnya yang perlu penulis hadapi, yakni menjual bukunya setelah terbit.
Untuk itu, salah satu langkah penting yang perlu dilakukan penulis agar memperoleh hasil penjualan yang tinggi adalah menerapkan strategi pre order buku yang efektif.
Daftar isi
Toggle7 Strategi Pre Order Buku yang Efektif Bagi Penulis, Yuk Terapkan!
Lalu, bagaimanakah cara atau strategi pre order buku yang kuat dan efektif untuk membantu meningkatkan penjualan? Pembahasan selengkapnya telah dirangkum dalam uraian berikut!
Artikel yang sesuai:
Apa Itu Pre Order?
Pre order merupakan sistem penjualan yang mengharuskan pembeli untuk melakukan pemesanan dan pembayaran terlebih dahulu sebelum produk tersebut tersedia, dikirim, atau dicetak dalam jumlah banyak. Artinya, pembeli harus menunggu dalam jangka waktu tertentu sampai produk sudah tersedia dan dikirimkan kepada pembeli.
Pre order ini bukan sekadar sistem penjualan biasa. Pre order menjadi salah satu strategi yang efektif untuk meningkatkan antusiasme konsumen terhadap suatu produk sebelum produk tersebut hadir secara resmi atau disebarluaskan di pasaran.
Hal ini dikarenakan konsumen akan merasa senang karena berhasil memiliki produk lebih dulu dibandingkan orang lain. Dengan kata lain, mengikuti pre order bisa memberikan kesan eksklusif bagi konsumen.
Apa Pentingnya Mengadakan Pre Order Buku?
Mengadakan masa pre order buku ini penting tidak hanya bagi penulis, tetapi juga penerbit. Berikut ini pentingnya mengadakan pre order buku:
1. Melihat antusiasme pasar
Pertama, mengadakan pre order buku ini penting agar kamu bisa melihat seberapa besar minat atau antusiasme pasar terhadap bukumu. Apabila memperoleh antuasiasme yang tinggi, maka itu bisa menjadi tanda bahwa karyamu diterima dengan baik.
2. Membantu mendapatkan dana produksi lebih cepat
Mengadakan pre order buku juga penting untuk mempercepat perolehan dana produksi. Yang mana, dana tersebut nantinya bisa digunakan untuk meningkatkan kualitas produk dan layanan.
Dana yang diperoleh dari masa pre order atau pemesanan awal bisa membantu penulis untuk menutup biaya cetak, terutama bagi penulis yang menerbitkan buku secara self publishing atau melalui penerbit indie. Dengan demikian, adanya risiko atau terjadinya kendala finansial dapat terkontrol dengan baik.
3. Membangun database pembaca
Menerapkan strategi pre order buku juga penting untuk membangun database pembaca. Penulis bisa menggunakan database pembaca untuk membangun komunitas pembaca setia atau mempromosikan buku berikutnya.
4. Menciptakan urgensi
Pre order buku biasanya dibuka dalam jangka waktu yang terbatas, mulai dari satu hingga dua Minggu lamanya. Hal ini bisa menimbulkan perasaan terdesak atau takut tertinggal sehingga pembaca terdorong untuk segera melakukan pemesanan buku.
Strategi Pre Order Buku yang Efektif

Menerapkan strategi pre order buku yang efektif untuk membantu meningkatkan penjualan bisa penulis lakukan melalui langkah-langkah berikut:
1. Menyusun timeline pre order
Beberapa bulan sebelum buku diluncurkan, lakukanlah segala persiapan sebaik mungkin. Salah satunya mempersiapkan timeline kegiatan pre order. Adanya timeline pre order bisa mempermudah kamu dalam memikirkan strategi pre order berikutnya.
Misalnya, jadwal kapan pre order mulai berlaku, kapan dilakukan promosi, media apa yang digunakan untuk melaksanakan marketing buku, dan lain sebagainya.
2. Menciptakan nilai ekslusif pada produk
Untuk meningkatkan minat pembaca agar melakukan pembelian pada masa pre order, tentu kamu harus menciptakan nilai eksklusif pada bukumu. Jika tidak, maka apa bedanya dengan melakukan pembelian pada waktu-waktu biasanya?
Oleh karena itu, kamu perlu menciptakan nilai tambah pada buku yang dipesan di masa pre order. Misalnya, memberikan diskon atau potongan harga, bonus atau gift menarik, dan benefit tambahan lainnya bagi pembaca yang memilih membeli buku di masa pre order.
Benefit tambahan berupa hadiah fisik atau merchandise seperti pembatas buku ekslusif, tote bag, pouch, atau poster karya seni cover mampu meningkatkan naluri kolektor, khususnya bagi kalangan pecinta buku.
Namun dengan catatan, strategi pemberian merchandise ini dilakukan jika kamu memiliki anggaran yang mencukupi. Jika tidak, maka masih banyak strategi pre order buku lainnya yang bisa dilakukan tanpa membutuhkan dana ekstra.
Salah satunya yaitu memberikan penghargaan personal berupa mencantumkan nama pemesan buku di masa pre order di halaman khusus di dalam buku.
Hal tersebut bisa memberikan kesan emosional dan sebagai wujud pengakuan personal bahwa pembaca merasa dihargai karena telah hadir sejak awal keberadaan buku. Ini juga bisa menjadi strategi efektif untuk membangun loyalitas pembaca dalam jangka panjang.
3. Merencanakan strategi promosi untuk memperkenalkan buku
Strategi pre order buku berikutnya ialah memperkenalkan buku. Ini merupakan langkah wajib agar orang-orang mengetahui keberadaan bukumu sebelum dipasarkan.
Hal-hal yang bisa kamu lakukan untuk memperkenalkan bukumu antara lain berkolaborasi dengan influencer buku, memasang iklan di berbagai platform, hingga mempromosikan melalui website pribadi.
Di samping itu, melakukan digital marketing secara berkala juga diperlukan agar calon pembaca menanti momen bukumu launching, serta mendukung peningkatan minat calon pembaca.
4. Memaksimalkan penggunaan media sosial dan komunitas
Untuk memperluas jangkauan promosi pre order buku, strategi lain yang perlu dilakukan yaitu memaksimalkan penggunaan media sosial dan keberadaan komunitas.
Berbagai platform media sosial seperti Instagram, TikTok, Facebook, X, WhatsApp group, serta komunitas literasi bisa menjadi wadah yang efektif untuk memperluas informasi terkait pre order buku yang kamu adakan. Untuk itu, buatlah konten promosi secara konsisten selama masa pre order berlangsung.
5. Tetapkan batas waktu yang jelas
Strategi pre order buku lainnya yang bisa kamu terapkan antara lain menetapkan tanggal dimulai dan diakhirinya masa pre order dengan jelas. Membuat batas waktu secara tegas bisa memicu timbulnya urgensi di benak calon pembaca sehingga meningkatkan minat mereka untuk mengikuti pre order buku.
6. Berikan layanan yang profesional
Layanan profesional menjadi salah satu aspek penting yang dapat menentukan loyalitas pembeli. Beberapa hal yang perlu dilakukan sebagai bentuk profesionalitas pelayanan antara lain:
Mengupdate proses produksi secara berkala
Informasikan kepada pembeli terkait progres proses produksi. Setelah periode pre order ditutup, hubungi pemesan melalui email terkait jadwal cetak, perkiraan finishing, hingga jadwal pengiriman. Update progres produksi secara transparan ini bisa mengurangi pertanyaan dan kekhawatiran dari para pembeli.
Mengemas produk secara ekslusif
Untuk meningkatkan kesan eklusif dan menjaga keamanan buku, kemas buku dengan bubble wrap, kotak khusus, atau box yang sudah dicustom sesuai tema buku. Kamu juga bisa menyertakan ucapan terima kasih kepada pembaca sebagai bentuk penghargaan karena telah mendukung karyamu.
Bangun komunitas digital ekslusif
Bagi pemesan pre order buku, ajak mereka untuk bergabung dengan komunitas digital ekslusif, baik grup WhatsApp, Telegram, Discord, atau platform digital lainnya. Tujuannya agar komunitas digital ini bisa digunakan sebagai wadah untuk melakukan diskusi lanjutan, mengadakan Q & A, atau menginformasikan buku baru yang kamu rilis.
Ajak pembeli untuk unboxing dan mereview buku
Mendorong pembeli untuk unboxing paket buku dan mereviewnya melalui media sosial bisa menjadi salah satu bentuk layanan profesional. Review terbaik bisa kamu unggah ulang untuk meningkatkan kepercayaan dan minat calon pembeli lainnya.
7. Evaluasi dan dokumentasi aktivitas pre order
Terakhir, agar penerapan strategi pre order buku berjalan efektif, lakukanlah dokumentasi dan evaluasi untuk menganalisis hasilnya. Ini merupakan langkah penting dalam menerapkan strategi pre order buku berikutnya.
Untuk itu, cobalah analisis data penjualan dengan melihat seberapa banyak jumlah pre order, rasio konversi, sumber trafik, hingga waktu puncak penjualan. Hasil analisis data ini bisa menjadi gambaran atau referensi yang berharga untuk pre order buku selanjutnya agar hasil penjualan yang didapatkan lebih baik.
Selain menganalisis data penjualan, kamu juga bisa mengirimkan survei singkat kepada pembeli terkait pengalaman pemesanan, pengiriman dan kemasan produk, hingga pemberian bonus tambahan yang disarankan. Feedback dari pembeli merupakan alat yang bernilai untuk meningkatkan kualitas pelayanan dan produk.
Demikian pembahasan apa itu pre order, mengapa mengadakan pre order buku itu penting, serta strategi pre order buku yang efektif yang bisa diterapkan oleh para penulis.
Menerbitkan buku memang langkah yang panjang, kompleks, dan penuh tantangan. Salah satunya tantangan dalam menjualnya kepada pembaca. Maka, untuk membantu memaksimalkan penjualan dan agar bukumu tidak kalah saing dengan buku lain yang bergenre sama, penerapan berbagai strategi pre order buku dalam artikel ini perlu kamu coba.
Mulai dari menyusun perencanaan yang matang, menyusun timeline pre order, menetapkan batas waktu pre order yang jelas, menciptakan nilai tambah pada produk, memaksimalkan penggunaan media sosial, memberikan layanan profesional, hingga mengevaluasi dan mendokumentasikan aktivitas pre order. Semoga membantu!





