
Sebelum mulai menulis, baik karya fiksi maupun nonfiksi, tema merupakan salah satu elemen penting yang perlu ditentukan. Namun, menentukan tema yang tepat sering kali menjadi salah satu permasalahan utama bagi penulis ketika hendak menulis.
Apakah kamu ingin menulis cerita yang sesuai dengan tren pasar ataukah idealisme pribadi? Semua pilihan tersebut kembali kepada keputusan penulis dan keduanya tentu memiliki konsekuensi masing-masing.
Daftar isi
ToggleCara Mudah untuk Menentukan Tema Cerita yang Tepat
Jika kamu masih bingung dalam menentukan tema yang tepat untuk tulisanmu, artikel kali ini akan sangat cocok untuk kamu baca. Berikut ini akan dibahas cara menentukan tema cerita yang tepat dengan mudah yang bisa coba kamu ikuti:
Artikel yang sesuai:
Pengertian Tema
Sebelum membahas cara menentukan tema cerita, hal utama yang perlu dipahami terlebih dahulu oleh setiap penulis adalah tentang apa itu tema.
Secara sederhana, tema adalah ide atau gagasan pokok yang mendasari erita. Tema termasuk unsur intrinsik cerita yang mana mampu menentukan arah cerita dan manyampaikan gagasan, makna, atau pesan dalam cerita secara jelas kepada pembaca.
Tanpa tema, sebuah cerita akan kehilangan fokus dan tidak mampu memberikan kesan mendalam bagi pembaca. Tema juga membantu pembaca untuk mengetahui apa yang ingin disampaikan oleh penulis melalui tulisannya.
Perbedaan Tema dan Judul
Tema dan judul merupakan dua elemen penting dalam tulisan yang tentunya berbeda. Namun, tidak sedikit penulis maupun pembaca yang menyamakan keduanya.
Tema merupakan ide atau gagasan utama dalam cerita. Sementara judul merupakan bentuk representasi dari isi cerita. Melalui judul, kamu juga sudah bisa mengetahui tema yang diangkat.
Kemudian, tema cerita perlu ditentukan sejak awal sebelum proses menulis berlangsung. Hal ini berbeda dengan judul, yang mana bisa ditentukan di akhir atau setelah proses menulis selesai.
Perbedaan lainnya terletak pada jumlah kata dalam tema maupun judul. Tema dibuat secara lebih singkat dan sederhana, yakni mengandung hanya dua kata saja atau bahkan kurang.
Begitu pula dengan judul. Judul dibuat secara singkat, padat, dan jelas namun tidak sependek tema. Selain itu, judul juga perlu dibuat menarik agar mampu memikat perhatian dan mengundang rasa penasaran pembaca.
9 Cara Menentukan Tema Cerita

Berikut adalah pembahasan utama dalam artikel ini, yakni terkait cara menentukan tema cerita yang tepat yang bisa kamu coba:
1.Memilih tema sesuai bakat atau minat
Cara menentukan tema cerita yang pertama adalah dengan memilih tema yang sesuai dengan minat dan bakat. Cara ini memungkinkanmu untuk tidak perlu belajar dari nol lagi. Proses riset pun tidak memerlukan banyak waktu sehingga bisa memangkas waktu proses menulismu.
Menulis cerita dengan tema yang sesuai minat dan bakat juga bisa memberikanmu kemudahan dalam memulai tulisan, mencari sumber referensi, membuat outline, mengembangkan tulisan, dan lain sebagainya.
Untuk itu, cobalah tanyakan kepada diri sendiri, apa yang kamu sukai atau hal apa yang paling kamu senangi untuk dibahas.
Misalnya saja, kamu adalah seorang yang senang atau hobi olahraga bulu tangkis. Maka, kamu bisa mempertimbangkan untuk mengangkat tema cerita tentang bulu tangkis. Yang mana, tokoh utamanya merupakan seorang pemain bulu tangkis.
Dengan begitu, kamu akan lebih mudah menggambarkan setiap adegan dalam cerita dan memahami istilah-istilah dalam dunia bulu tangkis.
2. Memilih tema berdasarkan pengalaman pribadi
Menentukan tema cerita yang tepat juga bisa berdasarkan pada pengalaman pribadi. Memilih tema sesuai pengalaman pribadi membuat kamu bisa menulis dengan jujur dan mengalir karena pernah mengalaminya sendiri.
Sebagai contoh, pengalaman pribadi terkait patah hati, persahabatan, percintaan, keluarga, atau yang lainnya. Tema-tema ini cenderung mampu menarik minat para pembaca dekat dengan kehidupan banyak orang.
Jika kamu menulis cerita fiksi, maka kamu bisa mendramatisir cerita dengan menambahkan, mengurangi, atau menyamarkan bagian tertentu agar cerita menjadi lebih rapi, menarik, dan mampu mengundang rasa penasaran pembaca.
3. Memilih tema berdasarkan tren pasar
Menentukan tema cerita berdasarkan tren pasar memiliki potensi yang lebih besar untuk diterima oleh pembaca meskipun bertolak belakang dengan idealisme pribadi.
Selain itu, menulis cerita bertentangan dengan minat mungkin akan terkesan lebih sulit. Kamu perlu belajar lagi dari awal bagaimana untuk memulai menulis sesuai tren, melakukan riset yang lebih banyak, menemukan referensi yang tepat, dan lain sebagainya.
Jika kamu hendak menulis di platform tertentu, maka kamu bisa menyesuaikan tema cerita dengan karakter audiens di masing-masing platform.
Misalnya saja, di platform Wattpad. Di sana, kebanyakan penggunanya adalah kalangan remaja ke atas. Maka, tema yang cocok misalnya percintaan, persahabatan, keluarga, fantasi, dan lain sebagainya.
4. Memilih tema sesuai bidang yang dikuasai
Cara menentukan tema cerita yang tepat berikutnya yaitu memilih berdasarkan bidang yang dikuasai. Dengan demikian, kamu bisa lebih mudah untuk mengembangkan tulisan, mencari referensi, serta membuat pembahasan yang lebih kompleks dan mendalam.
Memilih tema yang tidak dikuasai tentu bisa berakibat membuat tulisan menjadi minim dan terbatas atau menghasilkan pembahasan yang kurang mendalam. Pada akhirnya, hasil akhir tulisan menjadi tidak maksimal.
5. Memilih tema yang menarik
Tema yang menarik bisa kamu tentukan dengan melihat fenomena yang terjadi di sekitarmu. Dalam artian, carilah sesuatu yang sedang hits atau tren dan menjadi perbincangan hangat di kalangan masyarakat.
Maka dari itu sebagai penulis, kamu perlu update setiap informasi atau isu terkini yang tengah terjadi di masyarakat. Siapa tahu, kamu bisa menemukan isu yang sesuai dengan minat atau keahlian yang kamu miliki. Ini tentu akan lebih memudahkanmu dalam menyelesaikan tulisan.
6. Memilih tema berdasarkan kisah nyata
Menentukan tema cerita berdasarkan kisah nyata juga patut kamu pertimbangkan. Tidak hanya kisah nyata sendiri, kisah nyata yang terjadi pada orang-orang di sekitarmu juga bisa dikemas menjadi sebuah cerita yang menarik dan sering kali menyimpan pesan atau makna mendalam.
Kisah nyata yang bisa dijadikan tema cerita misalnya kisah yang mengandung inspirasi, horor, misteri, komedi, atau kisah-kisah nyata lainnya yang menarik untuk diceritakan dan diketahui oleh banyak orang.
7. Memilih tema dari film atau lagu
Inspirasi dalam menentukan tema cerita juga bisa datang dari film yang kamu tonton atau lagu-lagu yang kamu dengarkan, lho. Film yang kamu tonton bisa dikembangkan menjadi sebuah cerita yang menarik. Begitu pula dalam lirik lagu, kamu bisa menemukan kata-kata yang mampu melahirkan tema cerita.
8. Meningkatkan kreativitas dan daya imajinasi
Mengembangkan kreativitas dan imajinasi bisa menjadi cara ampuh untuk menentukan tema cerita fiksi. Hal ini dikarenakan dalam cerita fiksi, kamu bebas berkreasi tanpa membutuhkan data dan informasi yang valid.
Cerita fiksi diarahkan sesuai daya imajinasi penulis dengan tetap memerhatikan kelogisan alur cerita. Itulah mengapa kamu perlu memaksimalkan kreativitas dan imajinasi agar membuat cerita fiksimu semakin menarik.
9. Memilih tema cerita yang bahannya mudah didapatkan
Terakhir, cara menentukan tema cerita yang tepat adalah dengan memilih yang bahan referensinya mudah didapatkan. Meski demikian, tidak sedikit penulis yang mengedepankan perfeksionismenya sehingga mencari tema cerita yang rumit demi menarik minat pembaca.
Alhasil, bahan referensi yang ditemukan sedikit dan sulit didapatkan. Hal ini tentu berdampak pada tulisan yang jadi sulit terselesaikan atau bahkan berhenti total di tengah jalan.
Oleh sebab itu, pilihlah tema yang sekiranya mudah dalam mendapatkan bahan atau referensinya. Dengan begitu, tulisanmu akan lebih mudah dikembangkan dan diselesaikan.
Nah, demikian tadi pembahasan tentang cara menentukan tema cerita yang tepat yang bisa kamu coba ikuti. Tema merupakan ide utama dalam sebuah cerita yang dapat menentukan arah cerita, membangun kesan mendalam, dan membantu pembaca memahami apa yang ingin penulis sampaikan melalui karyanya.
Salah dalam menentukan tema bisa berdampak pada kesulitan dalam menyelesaikan tulisan atau bahkan berhenti total. Maka, penting agar kamu menentukan tema yang bahan referensinya mudah didapatkan serta sesuai dengan keahlian yang kamu miliki.
Dengan membaca artikel ini, semoga kamu tidak bingung lagi dalam menentukan ide cerita yang tepat, ya. Selamat menulis dan semoga tulisanmu bisa segera selesai!





