Unsur Ekstrinsik Cerita: Pengertian, Komponen, dan Contohnya

Unsur Ekstrinsik Cerita: Pengertian, Komponen, dan Contohnya

Apakah kamu tahu bahwa cerita fiksi yang kamu baca baik cerpen maupun novel dibangun atas dua unsur utama? Ya, tak lain dan tak bukan adalah unsur intrinsik dan unsur ekstrinsik.

Bagi kamu yang sering membaca, unsur-unsur intrinsik cerita mungkin sudah hafal di luar kepala. Namun, bagaimana dengan unsur ekstrinsik? Umumnya, unsur ekstrinsik cerita terdiri dari tiga komponen, yakni latar belakang penulis, latar belakang masyarakat, dan nilai-nilai.

Unsur Ekstrinsik Cerita: Pengertian, Komponen, dan Contohnya

Nah, melalui artikel ini kita akan fokus mempelajari lebih lanjut terkait unsur-unsur ekstrinsik dalam cerita. Bagi kamu yang penasaran apa saja unsur dari luar karya yang bisa membuatnya semakin menarik dan menghadirkan pengalaman membaca lebih mendalam, jangan lewatkan pembahasan berikut sampai akhir!

Apa Itu Unsur Ekstrinsik?

Sederhananya, unsur ekstrinsik adalah unsur dari luar yang turut serta membentuk dan mempengaruhi proses penciptaan suatu karya. Baik unsur intrinsik maupun ekstrinsik ini wajib ada untuk menghasilkan cerita yang utuh sehingga dapat berjalan dengan baik.

Mengapa Memahami Unsur Ekstrinsik Itu Penting?

Memahami unsur ekstrinsik penting untuk alasan-alasan berikut:

1. Membantu memahami asal mula terbentuknya cerita

Dengan memahami unsur ekstrinsik cerita, kamu tidak sebatas tahu cerita tersebut menceritakan tentang apa, melainkan juga kisah di balik terciptanya cerita itu. Bagaimana cerita terbentuk dan apa yang melatarbelakangi pengarang menulis cerita tersebut.

2. Memahami konteks karya

Unsur ekstrinsik membantumu melihat konteks karya dari segi sosial, budaya, atau sejarah yang melatarbelakanginya. Hal ini membuat cerita terasa berbeda, lebih mendalam, dan mampu memberikan wawasan baru bagi pembaca.

3. Memudahkan pembuatan resensi dan analisis karya

Dengan memahami unsur ekstrinsik, kamu bisa membuat resensi dan analisis buku yang tidak hanya menceritakan ulang seluruh isinya, tetapi juga memberikan penilaian dengan alasan yang kuat sesuai konteks cerita.

4. Sarana untuk belajar menulis

Memahami unsur intrinsik dan ekstrinsik cerita juga bermanfaat bagi kamu yang sedang belajar menulis. Kamu bisa belajar bagaimana sebuah cerita dibangun. Mulai dari memilih dan mengembangkan tema, menciptakan karakter tokoh, membangun konflik, hingga bagaimana pesan disampaikan kepada pembaca.

5. Membantu pembaca memahami sudut pandang penulis

Melalui riwayat hidup dan cara pandang penulis, pembaca bisa memahami kenapa penulis mengangkat konflik dan mengambil jalan penyelesaian dengan cara tersebut.

Apa Saja Komponen Unsur Ekstrinsik dalam Cerita?

Unsur ekstrinsik cerita novel maupun cerpen terdiri dari tiga komponen, yakni latar belakang penulis, latar belakang masyarakat, dan nilai-nilai. Berikut penjelasannya lebih lanjut:

1. Latar belakang pengarang

Latar belakang pengarang seperti riwayat hidup pengarang, aliran sastra yang dianut, hingga kondisi psikologisnya tentu turut mempengaruhi karya yang ia tulis.

Sebagai contoh, penulis yang memiliki latar belakang pendidikan sejarah dan suka membaca novel bergenre romance pastikan akan lebih terdorong untuk menulis karya yang tidak jauh dari latar belakangnya, yakni novel bergenre historical romance.

Contoh lainnya, seorang penulis yang hidup di lingkungan islami atau pesantren maka akan cenderung tertarik menulis cerita bergenre religi. Sebab, penulis sudah memiliki gambaran dan alasan yang kuat kenapa cerita tersebut dibangun. Hal ini tentunya memudahkan penulis dalam proses penulisan karyanya tersebut.

2. Latar belakang masyarakat

Selain latar belakang pengarang atau penulis, latar belakang masyarakat juga bisa mempengaruhi karya penulis. Latar belakang masyarakat yang dimaksud antara lain kondisi sosial, ekonomi, budaya, politik, pendidikan, dan lain-lain.

3. Nilai-nilai

Selanjutnya, unsur ekstrinsik cerita yang terakhir ialah nilai-nilai. Nilai adalah suatu pesan, pelajaran, atau hikmah yang dapat diambil dari sebuah cerita. Pada umumnya, berikut nilai-nilai yang terkandung di dalam cerita novel maupun cerpen:

Nilai moral

Nilai moral adalah nilai yang mengacu pada budi pekerti, tingkah laku, adab, atau akhlak yang tercermin dari cerita.

Nilai agama

Nilai agama merupakan pesan, hikmah, atau pelajaran hidup berdasarkan tuntunan agama sebagai pedoman hidup bagi pembaca berkaitan dengan Ketuhanan, hukum keagamaan, atau ibadah.

Nilai sosial budaya

Nilai sosial budaya adalah nilai yang ditentukan berdasarkan adat istiadat suatu masyarakat. Adat istiadat ini menjadi penentu benar atau salah, baik atau buruk, hingga pantas atau tidaknya suatu perilaku.

Contoh Analisis Sederhana Unsur Ekstrinsik Cerita Novel

Unsur Ekstrinsik Cerita: Pengertian, Komponen, dan Contohnya

Berikut ini contoh analisis sederhana unsur ekstrinsik cerita Novel Seporsi Mie Ayam Sebelum Mati karya Brian Khrisna:

1. Latar belakang pengarang/penulis

Brian Khrisna merupakan sosok penulis muda asal Indonesia yang produktif menuliskan cerita seputar realitas kehidupan urban, kesehatan mental, dan kisah yang penuh emosional. Ia dikenal dengan gaya penulisannya penuh emosi, reflektif, jujur, dan diselingi jenaka.

2. Latar belakang masyarakat

Dalam Novel Seporsi Mie Ayam Sebelum Mati karya Brian Khrisna menggambarkan realitas kehidupan sosial di kota besar yang begitu keras. Mulai dari permasalahan tekanan ekonomi, kesejahteraan, perjuangan bertahan hidup, tekanan di tempat kerja, dan lain sebagainya.

3. Nilai-nilai

Novel Seporsi Mie Ayam Sebelum Mati mengandung nilai-nilai kehidupan yang kuat seperti berikut:

  • Penerimaan diri (acceptance) bahwa hidup tidak selalu berjalan sesuai keinginan.
  • Banyak hal kecil di sekitar kita yang bisa menjadi alasan kuat kenapa kita harus tetap hidup.
  • Keberanian untuk berdamai dengan luka masa lalu dan beristirahat sejenak jika merasa lelah.
  • Perjuangan mencari makna hidup.
  • Larangan untuk berputus asa karena Tuhan tidak akan memberikan masalah di luar batas kemampuan hamba-Nya.

Apa Bedanya Unsur Intrinsik dan Ekstrinsik?

Lalu, apa saja perbedaan unsur intrinsik dan ekstrinsik cerita? Perbandingan keduanya bisa kamu simak lebih lanjut dalam tabel berikut!

AspekUnsur intrinsikUnsur ekstrinsik
PengertianUnsur pembangun cerita yang berasal dari dalam cerita itu sendiri.Unsur pembangun cerita yang berasal dari luar cerita.
AsalDari dalam ceritaDari luar cerita
Komponen utamaTema, alur, tokoh, penokohan, latar, gaya bahasa, dan konflik.Latar belakang penulis, latar belakang masyarakat, dan nilai-nilai.
SifatDapat dilihat langsung di dalam ceritaTidak terlihat atau harus dianalisis terlebih dahulu
Peran/fungsiMembangun jalan cerita secara utuhMembantu memperdalam pemahaman terhadap cerita
Fokus analisisBagaimana suatu karya dibangunFaktor-aktor yang melatarbelakangi atau mempengaruhi pembentukan karya

FAQ Seputar Unsur Ekstrinsik Cerita

Berikut daftar pertanyaan yang sering diajukan terkait unsur ekstrinsik cerita:

1.Apa itu unsur ekstrinsik?

Unsur ekstrinsik adalah unsur dari luar karya yang mempengaruhi penciptaan karya tersebut.

2. Apa bedanya unsur intrinsik dan ekstrinsik?

Unsur intrinsik dan ekstrinsik memiliki perbedaan utama dari sumber pengaruhnya. Unsur intrinsik berasal dari karya itu sendiri, sedangkan ekstrinsik dari luar atau latar belakang karya.

3. Apa saja unsur ekstrinsik cerita?

Unsur ekstrinsik cerita meliputi tiga komponen, yaitu latar belakang penulis, latar belakang masyarakat, dan nilai-nilai kehidupan.

4. Apakah setiap cerita wajib memiliki unsur ekstrinsik?

Ya, wajib. Latar belakang penulis seperti usia, pendidikan, hingga lingkungan tempat tinggalnya pasti sedikit banyak telah mempengaruhi bagaimana karyanya ditulis.

5. Bagaimana cara mengetahui unsur ekstrinsik suatu cerita?

Untuk mengetahui unsur ekstrinsik suatu cerita, kamu bisa coba membaca biografi penulis untuk mencari tahu latar belakangnya, kapan karya tersebut dibuat, dan nilai-nilai moral yang ditonjolkan oleh para tokoh di dalam cerita.

Itulah tadi unsur ekstrinsik cerita yang perlu kamu pelajari agar bisa mendapatkan pengalaman membaca yang lebih mendalam. Dengan membaca biografi penulis, mencari tahu kapan karya tersebut dibuat, dan menganalisis nilai-nilai moral yang ditunjukkan tokoh, buku yang kamu baca tidak sekadar menjadi bacaan.

Siapa tahu buku tersebut bisa menjadi jalan yang mampu mengubah hidupmu ke arah lebih baik. Jadi, yuk mulai cari tahu apa saja unsur ekstrinsik buku yang kamu baca berikutnya!

WhatsApp
Facebook
Twitter
LinkedIn