10+ Istilah dalam Dunia Kepenulisan Fiksi Novel yang Perlu Diketahui Penulis Pemula

10+ Istilah dalam Dunia Kepenulisan Fiksi Novel yang Perlu Diketahui Penulis Pemula

Saat belajar menulis novel, kamu pasti akan menemukan istilah seperti premis, sinopsis, foreshadowing, plot twist, ending, klimaks, character arc, dan masih banyak lagi istilah lainnya.

Nah, sebelum mulai menulis novel, kamu tentunya perlu memahami berbagai istilah dalam dunia kepenulisan fiksi novel tersebut. Tujuannya untuk memudahkan proses belajar dan editing, membantu membuat cerita yang lebih terstruktur, hingga memudahkan komunikasi kamu dengan editor.

10+ Istilah dalam Dunia Kepenulisan Fiksi Novel yang Perlu Diketahui Penulis Pemula

Untuk itu, artikel kali ini akan menjabarkan lebih dari 10 istilah dalam dunia kepenulisan fiksi novel yang perlu diketahui penulis pemula. Bagi kamu yang sedang belajar menulis novel, simak dan bila perlu catat istilah yang baru kamu ketahui supaya tidak mudah lupa!

Istilah-istilah dalam Dunia Kepenulisan Fiksi Novel

Berikut 12 istilah yang sering dijumpai dalam dunia kepenulisan fiksi novel lengkap dengan penjelasannya:

1. Premis

Premis adalah gagasan atau ide dasar yang menggambarkan inti sebuah cerita dan memiliki peran penting untuk menentukan arah cerita. Dengan membuat premis, kamu bisa memahami jalan cerita dengan baik mulai dari tema, alur, latar, tokoh, penokohan, konflik, hingga rencana ending cerita novel.

2. Outline

Outline adalah kerangka tulisan yang menjadi peta jalan cerita. Mulai dari awal cerita, perkembangan karakter, konflik, klimaks, penyelesaian konflik, hingga akhir cerita dikemukakan secara ringkas di dalam outline. Dengan demikian, outline membantu proses menulis menjadi lebih terstruktur, efisien, dan terhindar dari plot yang tidak rapi.

Outline dan premis merupakan dua elemen yang berbeda. Premis cukup ditulis dalam satu atau dua kalimat yang mampu menjawab tentang apa cerita tersebut, sementara outline cenderung lebih detail karena mengungkapkan alur cerita dari awal sampai akhir (ditulis berupa daftar atau poin-poin per babak maupun adegan).

3. Sinopsis

Istilah dalam dunia kepenulisan fiksi novel berikutnya adalah sinopsis. Singkatnya, sinopsis adalah ringkasan atau garis besar isi cerita. Sinopsis berfungsi memberikan gambaran isi cerita secara keseluruhan dan lebih lengkap.

Sinopsis juga berbeda dengan premis, ya. Premis hanya mengungkapkan satu gagasan inti, sedangkan sinopsis meringkas keseluruhan perjalanan dari awal sampai akhir cerita.

4. Konflik

Konflik adalah masalah atau pertentangan yang terjadi di dalam cerita. Dalam novel, konflik merupakan unsur penting untuk menggerakkan cerita, menciptakan ketegangan, dan mengundang rasa penasaran pembaca. Sebab melalui konflik, pembaca akan terdorong untuk mengetahui bagaimana cara tokoh menyelesaikan konflik tersebut dan bagaimana akhir ceritanya.

Konflik terbagi menjadi dua jenis, yakni konflik internal dan konflik eksternal. Konflik internal adalah konflik yang terjadi dalam diri tokoh, sedangkan konflik eksternal adalah konflik tokoh dengan sesuatu di luar dirinya. Misalnya konflik dengan tokoh lain (musuh) dan lingkungan.

5. Klimaks

Masih berhubungan dengan konflik, istilah dalam dunia kepenulisan fiksi novel berikutnya ada klimaks. Klimaks adalah titik puncak konflik. Dalam tahap ini, masalah mencapai ketegangan paling tinggi dan membuat situasi semakin memanas.

Meski begitu, klimaks menjadi bagian penting dalam perjalanan tokoh utama untuk menemukan titik balik kisahnya. Klimaks merupakan penentu nasib atau perubahan besar karakter dalam menghadapi masalah.

6. Character arc

Character arc adalah perjalanan perubahan atau transformasi karakter sepanjang cerita, mulai dari awal sampai akhir cerita. Biasanya, character arc mencakup perubahan dari segi pola pikir, sikap, perilaku, emosi, atau keyakinan tokoh sebagai bentuk reaksinya atas konflik yang mereka hadapi.

7. Foreshadowing

Foreshadowing adalah teknik dalam bernarasi di mana penulis memberikan isyarat, petunjuk, atau tanda-tanda terkait peristiwa apa yang akan terjadi di masa mendatang dalam sebuah cerita.

Selain memberikan petunjuk, foreshadowing juga memiliki peran penting untuk memperdalam alur cerita, membangun rasa penasaran pembaca, serta membuat cerita terasa lebih terencana dan masuk akal.

8. POV

10+ Istilah dalam Dunia Kepenulisan Fiksi Novel yang Perlu Diketahui Penulis Pemula

POV atau point of view adalah sudut pandang atau cara penulis dalam menyampaikan cerita. Biasanya, penulis sering menggunakan empat jenis sudut pandang dalam novel berikut:

  • Orang pertama: Menggunakan kata ganti pertama (aku, saya, beta, gue)
  • Orang kedua: Menggunakan kata ganti orang kedua (kamu, kau, engkau, anda)
  • Orang ketiga serba tahu: Menggunakan kata ganti orang ketiga (dia, ia, mereka, atau nama orang). Narator mengetahui isi hati atau pikiran tokoh lain yang tidak terlihat secara fisik.
  • Orang ketiga terbatas: Menggunakan kata ganti orang ketiga (dia, ia, mereka, atau nama orang). Disebut terbatas karena narator tidak mengetahui isi hati atau pikiran tokoh lain yang tidak terlihat secara fisik.

9. Plot twist

Plot twist adalah perubahan atau hal tidak terduga yang terjadi dalam cerita. Tak heran, adanya plot twist sering kali membuat pembaca terkejut.

Namun, plot twist yang dibuat harus tetap memiliki hubungan dengan informasi yang sudah diungkapkan sebelumnya. Dengan begitu, jalan cerita tetap terasa realistis dan masuk akal.

10. World building

Sesuai namanya, world building adalah pembangunan dunia cerita dalam novel. World building bertujuan menghidupkan latar dalam cerita fiksi seperti novel fantasi, distopia, fiksi ilmiah, dan genre novel yang mengisahkan cerita dalam dunia baru atau buatan yang tidak mungkin terjadi di dunia nyata.

Pembangunan dunia cerita bisa mencakup budaya, teknologi, aturan, sejarah, geografi, sistem sosial, bahasa, latar, dan sistem pemerintahan atau kekuasaan yang dianut dalam cerita. Pembangunan aspek-aspek ini membuat dunia buatan tersebut terasa lebih hidup dan masuk akal bagi pembaca.

11. Cliffhanger

Istilah dalam dunia kepenulisan fiksi novel lainnya yang sering dijumpai yaitu cliffhanger. Cliffhanger adalah jenis akhir cerita yang mana akhir cerita dibuat menggantung untuk menciptakan rasa penasaran pembaca.

12. Prolog dan epilog

Terakhir, ada istilah prolog dan epilog. Prolog adalah bagian pembuka novel sebelum bab 1 yang menyampaikan latar belakang penting sebagai pemicu dimulainya cerita. Sementara itu, epilog adalah bagian penutup yang diungkapkan setelah cerita utama selesai dan memberikan penjelasan nasib akhir tokoh di masa depan.

FAQ Seputar Istilah dalam Dunia Kepenulisan Fiksi Novel

Berikut daftar pertanyaan yang sering muncul terkait istilah dalam dunia kepenulisan fiksi novel lengkap dengan jawabannya:

1. Apa itu fiksi?

Fiksi adalah cerita yang dibangun dari kreativitas dan imajinasi atau khayalan penulis.

2. Apa bedanya premis dan sinopsis?

Premis ditulis lebih singkat, yakni hanya satu atau dua kalimat yang menjawab tentang cerita apa yang diangkat, sedangkan sinopsis lebih detail dan panjang karena memberikan gambaran keseluruhan isi cerita mulai dari awal sampai akhir.

3. Apa bedanya prolog dan epilog?

Prolog disampaikan sebelum cerita dimulai, sedangkan epilog disampaikan setelah cerita berakhir.

4. Apakah world building hanya diperlukan untuk novel fantasi?

Tidak hanya novel fantasi, world building juga diperlukan untuk novel romance atau novel realistis lainnya. Hanya saja, pembangunan dunia untuk novel fantasi jauh lebih rumit.

Itulah tadi berbagai istilah dalam dunia kepenulisan fiksi novel yang perlu diketahui penulis pemula. Memahami premis, outline, sinopsis, dan istilah lainnya dalam kepenulisan fiksi novel merupakan hal penting bagi penulis untuk memudahkan proses belajar menulis dan mengedit novel, membuat cerita lebih terstruktur, dan memudahkan komunikasi dengan editor.

Nah, kira-kira apa lagi nih istilah dalam kepenulisan fiksi novel yang belum disebutkan di atas? Coba tuliskan di kolom komentar beserta penjelasan singkatnya, ya!

WhatsApp
Facebook
Twitter
LinkedIn