
Dalam hidup ini, apakah kamu memiliki sosok panutan atau sosok yang membuatmu terinspirasi? Jika iya, menulis biografi bisa jadi langkah yang tepat agar kamu bisa membuat banyak orang juga terinspirasi oleh sosok tersebut.
Meski terdengar sulit dan penuh tantangan, sebenarnya langkah menulis teks biografi dapat dikatakan cukup sederhana, lho. Siapapun bisa menulis teks biografi yang menginspirasi banyak orang jika menerapkan langkah-langkah yang tepat.
Daftar isi
Toggle8 Langkah Menulis Teks Biografi yang Menginspirasi
Nah, apa saja langkah-langkah menulis teks biografi yang perlu kamu lakukan? Artikel kali ini akan membahas lebih lanjut delapan langkah menulis teks biografi yang menarik dan menginspirasi. Yuk, simak uraian informasi berikut!
Artikel yang sesuai:
Pengertian Teks Biografi
Biografi adalah karya tulis yang disusun berdasarkan fakta tentang kisah tokoh yang menginspirasi, terkenal, atau memiliki pengaruh dalam bidang tertentu.
Pada umumnya, teks biografi menonjolkan kelebihan, kontribusi, permasalahan, serta perjuangan dan pengorbanan besar yang dilakukan oleh tokoh untuk mencapai tujuan tertentu yang berkaitan dengan kepentingan masyarakat luas.
Teks biografi ditulis dengan tujuan untuk memberikan informasi, motivasi, dan inspirasi kepada banyak orang melalui kisah tokoh yang menggugah dan penuh perjuangan.
Teks biografi biasanya ditulis oleh penulis yang mengenal dekat seorang tokoh yang dia ceritakan di dalam teks biografinya tersebut. Mulai dari kehidupan semasa kecil hingga masa senjanya atau meninggal dunia.
Dengan begitu melalui teks biografi, pembaca dapat mengetahui perjalanan hidup seorang tokoh. Khususnya tentang momen-momen bersejarah, peristiwa penting, atau nilai-nilai hidup yang patut diteladani dari tokoh. Inilah mengapa buku biografi banyak digunakan sebagai bahan pembelajaran di sekolah, kampus, maupun lingkungan masyarakat.
Langkah Menulis Teks Biografi

Menulis teks biografi tidak bisa dilakukan asal-asalan. Agar pesan, informasi, atau insipirasi yang terkandung di dalam teks bisa dipahami oleh pembaca, maka perlu dilakukan langkah menulis teks biografi yang tepat. Berikut langkah-langkah yang perlu kamu lakukan:
1. Menentukan tokoh
Langkah pertama kali yang perlu dilakukan untuk menulis teks biografi adalah menentukan tokoh yang ingin diceritakan. Tokoh yang dipilih haruslah tokoh yang kisah hidupnya patut dibagikan kepada khalayak luas.
Tokoh yang dipilih merupakan tokoh yang berpengaruh dalam bidang tertentu, tokoh yang inspiratif, atau tokoh yang memiliki nilai-nilai kehidupan yang perlu diteladani oleh pembaca.
Untuk mempermudah proses penulisan teks biografi, kamu bisa mulai dengan memilih tokoh atau sosok yang kamu kagumi. Tokoh inilah yang nanti akan menjadi subjek utama yang perlu kamu ceritakan di dalam teks biografi yang kamu tulis.
Sebagai salah satu contoh, Ibu R.A Kartini adalah pahlawan emansipasi wanita yang berjasa dalam memperjuangkan hak-hak wanita. Kisah hidup R.A Kartini layak diceritakan di dalam buku biografi untuk menebarkan nilai-nilai pantang menyerah, keberanian, dedikasi yang tinggi dalam dunia pendidikan, dan nilai-nilai positif lainnya kepada para pembaca.
Selain R.A. Kartini, masih ada banyak lagi tokoh-tokoh nasional lain yang kisahnya layak untuk dituliskan di dalam teks biografi. Seperti Cut Nyak Dien, Dewi Sartika, B.J. Habibie, Pangeran Diponegoro, dan lain sebagainya.
Tokoh yang dipilih tidak harus pahlawan ataupun tokoh terkenal. Kamu juga bisa menulis biografi tokoh di lingkungan sekitar yang memiliki perjalanan hidup inspiratif dan berdampak bagi masyarakat luas.
2. Mempelajari kehidupan tokoh
Setelah menentukan siapa tokoh yang ingin diceritakan, langkah berikutnya yang perlu kamu lakukan dalam menulis teks biografi adalah mempelajari kehidupan tokoh secara mendalam dan komprehensif.
Hal-hal yang perlu diceritakan tentang tokoh bisa meliputi kontribusi tokoh, fakta unik, momen bersejarah, atau prestasi besar yang pernah dicapai oleh tokoh tersebut.
Selain itu, kamu juga bisa menceritakan tentang daya tarik atau keunikan yang dimiliki oleh tokoh. Misalnya, daya tarik tokoh secara personal, intelektual maupun interpersonal, atau daya tarik lainnya.
3. Menetapkan metode pengumpulan data
Biografi merupakan salah satu jenis karya nonfiksi atau karya yang ditulis berdasarkan kisah nyata. Kisah di dalamnya bukan merupakan rekayasa atau halusinasi dari penulis. Oleh karena itulah diperlukan teknik pengumpulan data yang tepat untuk mendapatkan informasi yang valid dan akurat tentang kisah hidup tokoh yang hendak diceritakan.
Untuk memperoleh data atau informasi tentang tokoh terdapat beberapa metode yang bisa kamu pilih, antara lain interview, observasi, dan melalui sumber referensi tertulis yang terpercaya seperti jurnal, artikel, arsip, ataupun buku.
Pastikan teknik pengumpulan data yang dipilih sesuai dengan tujuan penulisan teks biografi dan sumber daya yang kamu miliki, ya. Dengan begitu, kamu bisa memperoleh data atau informasi yang akurat dan relevan. Sebab jika informasi yang disampaikan kurang akurat, maka hal ini juga akan memengaruhi kesimpulan yang didapatkan.
Selain itu, mengingat kembali tujuan penulisan teks biografi juga penting agar tidak terjadi bias penulis. Artinya, penulis menceritakan kisah tokoh tersebut secara objektif, tidak ada kecenderungan mendukung pihak lain, dan tanpa menyertakan opini pribadi di dalamnya.
4. Mulai menjalankan riset
Berikutnya, melakukan riset juga menjadi salah satu langkah menulis teks biografi yang perlu kamu lalui. Riset ini bertujuan agar kamu bisa mendapatkan data dan informasi yang kredibel. Hal ini dikarenakan biografi harus memuat fakta, bukan sekadar perkiraan, isu, atau opini yang belum terbukti kebenarannya.
Dalam melakukan riset, data-data penting yang perlu kamu peroleh antara lain mengenai profil tokoh, latar belakang keluarga dan pendidikan, perjuangan, tantangan, prestasi, kegagalan, peristiwa penting atau bersejarah dalam kehidupan tokoh, serta hal-hal penting lainnya yang perlu diceritakan dan bisa menjadi pembelajaran berharga bagi banyak orang.
5. Memilah hal-hal penting
Data-data yang kamu peroleh pada tahapan riset tadi tentu tidak semuanya dapat dijadikan bahan untuk menyusun teks biografi. Oleh karena itulah, langkah menulis teks biografi berikutnya yaitu menentukan hal-hal penting tentang tokoh. Dengan kata lain, kamu perlu memilah kembali data-data tentang tokoh yang sudah ditemukan selama proses riset sebelumnya.
Untuk itu, kamu bisa memilih data yang relevan dan istimewa tentang tokoh. Yakni, tentang perjuangan tokoh, momen kegagalan yang dialami tokoh dan bagaimana ia bangkit kembali, tantangan, prestasi atau pencapaian, peran atau kontribusi penting tokoh dalam bidang tertentu, serta pengaruh tokoh di tengah kehidupan masyarakat.
Hal-hal tersebut penting untuk dijadikan bahan menulis biografi karena mengandung nilai-nilai kehidupan yang positif dan perlu diteladani oleh banyak orang.
6. Membuat outline atau kerangka tulisan
Menyusun kerangka tulisan bisa membantumu membuat teks biografi yang rapi, runtut, terarah, dan fokus. Dengan adanya kerangka tulisan, proses menulis teks biografi juga akan jauh lebih mudah dan kemungkinan mengalami stuck saat menulis dapat dihindari.
Sebagai contoh, kerangka atau outline teks biografi mencakup urutan peristiwa mulai dari profil tokoh, kehidupan masa kecil dan latar belakang keluarga, pendidikan dan karier, tantangan dan perjuangan hidup, prestasi atau pencapaian tokoh, hingga refleksi atau pelajaran penting dari perjalanan hidup tokoh.
7. Mulai menulis
Setelah kerangka tulisan sudah dibuat, berikutnya memasuki tahap penulisan teks biografi sesuai hasil riset dan kerangka tulisan tadi. Kemas dengan narasi yang menggugah dan mudah dipahami oleh pembaca. Pada umumnya, teks biografi terdiri dari tiga struktur utama, yaitu orientasi, peristiwa penting, dan reorientasi.
Orientasi
Orientasi adalah bagian pembuka teks biografi yang berisikan tentang pengenalan tokoh. Biasanya terkait nama lengkap, tempat dan tanggal lahir, alamat atau tempat tinggal, latar belakang keluarga, riwayat pendidikan, hingga karier yang dijalani tokoh.
Peristiwa penting
Struktur peristiwa penting merupakan bagian inti yang menceritakan perjalanan hidup tokoh secara runtut atau sesuai urutan kejadian. Mulai dari pendidikan, karier, perjuangan, tantangan, prestasi, hingga permasalahan yang dialami tokoh harus diceritakan secara menyeluruh dan akurat. Sebab, dari poin-poin inilah pembaca bisa mendapatkan edukasi atau pembelajaran penting.
Reorientasi
Unsur terakhir di dalam teks biografi adalah reorientasi. Di bagian reorientasi, penulis menyampaikan opini atau pendapat pribadi serta simpulan terkait perjalanan hidup tokoh.
8. Mengedit dan merevisi naskah
Langkah menulis teks biografi yang terakhir adalah mengedit dan merevisi naskah. Jadi setelah nafkah teks biografi selesai ditulis, naskah tersebut tidak bisa langsung dipublikasikan.
Naskah masih harus melalui proses penyuntingan dan perbaikan terlebih dahulu untuk memastikannya sudah layak dipublikasikan. Beberapa aspek yang perlu diperiksa dan dilakukan perbaikan meliputi penulisan ejaan, penempatan tanda baca, pemilihan kata, kalimat yang berulang atau tidak efektif, data yang kurang valid, serta susunan paragraf yang belum tepat.
Untuk memaksimalkan tahapan editing dan revisi ini, kamu juga bisa bekerja sama dengan editor profesional atau meminta masukan dari orang yang berhubungan secara langsung dengan tokoh untuk memastikan keabsahan informasi di dalam teks biografi yang kamu tulis.
Nah, demikianlah delapan langkah menulis teks biografi yang perlu kamu lalui. Menulis biografi memang memerlukan langkah yang panjang. Mulai dari menentukan tokoh yang hendak diceritakan, memilih metode pengumpulan data, melakukan riset, memilah data, hingga menyunting dan memperbaiki naskah.
Setiap tahapan memerlukan ketelitian, riset mendalam, dan kemampuan menyampaikan cerita secara runtut agar mudah dipahami pembaca. Untuk itu dengan menerapkan langkah-langkah di atas, semoga kamu bisa lebih mudah dalam menyusun teks biografi yang informatif dan inspiratif bagi pembaca. Selamat menulis!





