
Menjadi penulis merupakan salah satu impian besar bagi banyak orang. Terlebih lagi di era digital seperti saat ini, sebutan penulis tidak hanya disematkan kepada penulis buku saja. Melainkan juga penulis digital seperti content writer, copywriter, blogger, dan masih banyak lainnya.
Namun, tidak sedikit yang mengubur mimpinya menjadi penulis hanya karena ragu terhadap kemampuan sendiri, takut tulisannya dikritik, takut di-judge, takut mendapat penolakan, dan ketakutan-ketakutan lain yang pada akhirnya menghambat langkahnya dalam meraih mimpi menjadi penulis.
Daftar isi
Toggle8 Cara Mengatasi Rasa Tidak Percaya Diri Menjadi Penulis, Yuk Coba!
Oleh karena itu, pada artikel kali ini kamu akan menemukan cara efektif mengatasi rasa tidak percaya untuk menjadi penulis. Yuk, langsung saja simak dan coba ikuti agar cita-citamu menjadi penulis bisa terwujud tanpa terhalang rasa ragu dan takut!
Artikel yang sesuai:
Pengertian Tidak Percaya Diri
Rasa tidak percaya diri dalam menulis dapat didefinisikan sebagai perasaan ragu atau tidak yakin terhadap kemampuan diri sendiri. Yang mana dalam hal ini adalah kemampuan menulis.
Seseorang yang tidak percaya diri dalam menulis cenderung merasa tulisannya tidak cukup baik atau masih jelek, sehingga takut mendapatkan kritikan atau penolakan dari orang-orang.
Orang yang tidak percaya diri terhadap kemampuan menulisnya juga lebih sering membandingkan diri dengan tulisan orang lain dan merasa tulisannya tidak lebih baik. Alhasil, proses pertumbuhan dirinya menjadi seorang penulis akan terhambat.
Mereka akan sering menunda menulis, naskahnya tidak pernah diselesaikan dan hanya berdebu di folder laptop, atau bahkan sama sekali tidak memiliki keberanian untuk mempublikasikan karya mereka.
Penyebab Munculnya Rasa Tidak Percaya Diri pada Penulis
Sebelum membahas cara mengatasi rasa tidak percaya diri untuk menjadi penulis, penting bagimu untuk memahami apa saja yang menyebabkan munculnya rasa tidak percaya diri tersebut. Di bawah ini adalah lima penyebabnya:
1. Sikap perfeksionis yang terlalu tinggi
Pertama, rasa tidak percaya diri sering kali muncul karena penulis menginginkan kesempurnaan sejak dituliskannya draft pertama. Padahal, tidak ada draft pertama tulisan yang langsung sempurna. Draft pertama sering kali masih harus melalui beberapa kali editing dan revisi sampai betul-betul bisa menjadi tulisan yang berkualitas dan enak dibaca.
2. Sering membandingkan diri dengan penulis lain
Sering membandingkan diri dengan penulis lain juga sering kali menjadi penyebab rasa tidak percaya diri itu muncul dalam diri penulis. Melihat karya penulis lain yang lebih bagus dan terkenal sering kali membuatnya insecure atau merasa kurang berbakat.
Padahal, penulis yang sudah profesional dan hebat pun awalnya adalah seorang pemula. Yang mana, pastinya mereka juga sudah banyak melakukan kesalahan dan karyanya pernah mendapatkan kritik maupun penolakan.
3. Kurang latihan
Menjadi penulis bukanlah soal bakat, melainkan konsistensi. Ketika konsisten berlatih menulis, maka siapa saja bisa menjadi penulis.
4. Tidak mendapatkan dukungan
Tidak dapat dipungkiri bahwa dalam menggapai mimpi, siapapun membutuhkan support system yang kuat. Berjuang sendiri sering kali lebih sulit dan berpotensi lebih besar untuk mudah menyerah ketika menghadapi tantangan-tantangan yang ada.
Begitu pula menjadi seorang penulis. Lingkungan yang kurang mendukung cenderung membuat rasa tidak percaya diri penulis bisa muncul kapan saja.
5. Takut dikritik dan ditolak
Takut mendapatkan kritikan negatif dari pembaca dan ditolak penerbit juga menjadi salah satu penyebab umum munculnya rasa tidak percaya diri untuk menjadi penulis.
Padahal, penulis yang saat ini karyanya sudah sukses pun pernah mengalami berkali-kali penolakan oleh penerbit dan kritikan pedas dari pembaca.
Kritikan dan penolakan merupakan bagian dari perjalanan seorang penulis yang memang terkesan pahit dan menyakitkan. Namun percayalah, dari kritikan dan penolakan tersebut kamu justru bisa banyak belajar untuk meningkatkan kualitas tulisanmu menjadi jauh lebih baik. Tinggal bagaimana kamu mengelola sudut pandangmu menjadi lebih positif tentang kritik dan penolakan.
8 Cara Mengatasi Rasa Tidak Percaya Diri Menjadi Penulis

Setelah memahami berbagai macam penyebab munculnya rasa tidak percaya diri untuk menjadi penulis, selanjutnya kita menuju pembahasan inti dalam artikel kali ini. Yakni, tentang cara mengatasi rasa tidak percaya diri untuk menjadi penulis. Delapan cara berikut bisa kamu coba:
1. Menerima bahwa tidak ada tulisan yang langsung sempurna
Cara pertama mengatasi rasa tidak percaya diri untuk menjadi penulis adalah dengan menerima bahwa tidak ada tulisan yang langsung sempurna hanya dengan sekali tulis. Sering kali, tulisan perlu melalui beberapa kali editing dan revisi terlebih dahulu sebelum akhirnya layak dipublikasikan.
Untuk itulah, menjadi seorang penulis diperlukan ketahanan mental terhadap kritik dan penolakan. Sebab, kadang kala tidak semua karya tulis bisa langsung diterima oleh pembaca.
Ada kalanya, berbagai macam kritik dan penolakan harus penulis terima terlebih dahulu sebelum akhirnya karyanya bisa mendapatkan tempat di hati penerbit maupun pembaca.
2. Berhenti membandingkan diri dengan penulis lain
Cara mengatasi rasa tidak percaya diri untuk menjadi penulis berikutnya adalah berhenti membanding-bandingkan diri dengan penulis lain. Fokuslah pada perkembangan diri sendiri dari waktu ke waktu alih-alih membandingkan diri dengan penulis lain.
Sebab, kamu tidak sedang berkompetisi dengan orang lain. Melainkan dengan dirimu sendiri di masa lalu dengan masa sekarang. Apakah sudah ada perkembangan atau masih tetap sama seperti sebelum-sebelumnya.
Lama cepatnya perkembangan setiap penulis tentu berbeda-beda. Jadi, tidak selayaknya kamu membandingkan perjalananmu dengan penulis lain. Fokus saja pada proses dirimu sendiri dan abaikan suara-suara negatif dari dalam diri yang bisa memperlambat prosesmu.
3. Awali dengan menulis tulisan yang sederhana
Skill menulis yang mumpuni tidak langsung terlahir dari tulisan-tulisan yang panjang atau buku tebal. Justru ia bisa jadi tercipta pertama kali dari tulisan sederhana. Seperti jurnal harian atau diari, caption media sosial, atau artikel-artikel pendek.
Maka, mengatasi rasa tidak percaya diri untuk menjadi penulis bisa kamu lakukan dengan mulai membuat tulisan-tulisan sederhana. Tulisan tentang keseharian atau topik-topik yang kamu sukai.
Lambat laun, kemampuan menulismu akan semakin luwes dan mengalami peningkatan jika kegiatan menulis tersebut dilakukan secara konsisten. Rasa tidak percaya diri pun perlahan akan hilang karena kemampuan menulismu yang semakin terasah.
4. Konsisten latihan menulis
Konsistensi merupakan modal penting untuk meraih mimpi. Tidak hanya menjadi penulis, menjadi pebisnis, content kreator, pelukis, atau impian apapun selalu memerlukan konsistensi dalam berlatih.
Jadi, menjadi penulis profesional bukan tentang bakat yang sudah terbentuk sejak lahir. Keahlian menulis terlahir dari konsistensi tanpa henti sehingga kamu bisa lebih percaya diri dan mampu menghasilkan tulisan-tulisan yang menarik perhatian para pembaca.
5. Terbuka terhadap kesalahan
Melakukan kesalahan merupakan bagian dari proses menggapai mimpi menjadi seorang penulis. Tidak ada jalan yang mulus untuk sebuah mimpi yang besar dan membuat kesalahan adalah hal yang wajar.
Semakin sering menulis dan membuat kesalahan, maka dari situlah kamu justru akan semakin paham tentang bagaimana menulis yang baik dan benar.
6. Bergabung dengan lingkungan yang mendukung
Untuk mengatasi rasa tidak percaya diri menjadi penulis, bergabung dengan lingkungan yang mendukung merupakan langkah penting. Misalnya, bergabung dengan komunitas penulis atau teman yang memberikan dukungan positif.
Berada di lingkungan yang sejalan atau mendukung bisa membantumu mendapatkan motivasi agar terus semangat dalam berkarya. Di sana, kamu juga bisa mendapatkan wawasan baru yang bermanfaat di dunia kepenulisan.
7. Memberanikan diri mempublish tulisan
Cara mengatasi rasa tidak percaya diri untuk menjadi penulis juga bisa kamu lakukan dengan mulai memberanikan diri mempublish tulisanmu, baik melalui blog maupun media sosial pribadi.
Jika kamu merasa malu atau ragu, pahamilah bahwa orang-orang sebenarnya tidak sepeduli itu dengan apa yang kamu lakukan. Jadi, fokus saja membagikan tulisanmu dengan tujuan melatih kepercayaan diri sekaligus menebar manfaat.
8. Mengubah mindset
Tidak dapat dipungkiri bahwa takut akan kegagalan pastilah dialami oleh setiap orang dalam meraih mimpinya. Begitu pun dengan mimpi menjadi seorang penulis. Keraguan dan ketakutan akan kegagalan adalah salah satu penghambat yang membayang-bayangi langkah para calon penulis.
Maka, solusi dari permasalahan ini adalah mengubah pola pikir atau mindset kamu tentang kegagalan. Cobalah mengubah pemikiran tentang takut gagal menjadi siap untuk belajar lagi ketika kamu mengalami kegagalan.
Jadi, jangan menganggap bahwa kegagalan adalah tanda bahwa kamu harus berhenti mencoba meraih sebuah mimpi. Melainkan tanda bahwa kamu masih perlu memperjuangkan mimpimu sekali lagi. Begitu seterusnya sampai kamu benar-benar telah mengusahakan mimpimu di titik paling akhir.
Nah, itulah tadi delapan cara mengatasi rasa tidak percaya diri untuk menjadi penulis yang bisa kamu coba lakukan. Mengalahkan rasa tidak percaya diri atau insecure memang bukan hal yang mudah, tetapi bukan berarti tidak bisa dilakukan.
Bagi kamu calon penulis sukses, yuk coba kenali apa penyebab kamu merasa minder atau tidak percaya dengan kemampuan menulismu! Kemudian, coba terapkan cara mengatasi rasa tidak percaya diri untuk menjadi penulis seperti yang sudah dijelaskan di atas sesuai dengan penyebabnya. Semoga berhasil!





