
Sudah menulis novel sampai 10 bab dan ternyata baru sadar kalau ada celah dalam plot yang kamu tulis? Bingung bagaimana cara revisi plot hole dalam naskah novel tanpa perlu menulis ulang dari awal?
Tenang, kamu hanya perlu melakukan empat langkah. Mengetahui jenis plot hole apa yang terjadi, menambah adegan, mengubah dialog, hingga menyisipkan flashback, maka naskah novel kamu bisa terselamatkan tanpa membuat pembaca merasa janggal dengan cerita yang kamu tulis.
Daftar isi
Toggle4 Cara Revisi Plot Hole dalam Naskah Novel Tanpa Menulis Ulang dari Bab 1
Memahami cara revisi plot hole dalam naskah novel tanpa perlu menulis ulang dari bab satu penting agar energi, pikiran, dan waktumu tidak terbuang lebih banyak. Dengan begitu, kamu bisa segera beranjak menulis bab berikutnya dan menyelesaikan novelmu sesuai target yang ditetapkan.
Artikel yang sesuai:
Apa Itu Plot Hole?
Plot hole atau lubang plot adalah celah yang muncul dalam sebuah cerita tanpa ada alasan atau kejelasan dan bertentangan dengan poin plot lainnya.
Plot hole juga dapat didefinisikan sebagai lubang yang muncul karena inkonsistensi dalam penyampaian alur cerita sehingga membuat cerita terkesan melawan arus logika dan tidak relevan.
Apa Saja Jenis-Jenis Plot Hole dalam Novel?
Sebelum mengetahui cara revisi plot hole dalam naskah novel, berikut ini jenis-jenis plot hole yang perlu dipahami terlebih dahulu oleh penulis:
| Jenis plot hole | Penjelasan | Contoh |
|---|---|---|
| Plot hole faktual | Memberikan penjelasan yang tidak sesuai dengan realita pada masa yang diceritakan. | Memunculkan teknologi terkini pada zaman purba. |
| Plot hole mustahil | Menyajikan penjelasan yang bertolakbelakang dengan ilmu pengetahuan umum. | Karakter tokoh memiliki keahlian tertentu secara tiba-tiba tanpa melalui proses latihan. |
| Plot hole tidak masuk akal | Menunjukkan perkembangan jalan cerita yang tidak logis. | Tokoh berwatak lemah lembut dan penyayang mendadak membentak ibunya. |
| Plot hole pengetahuan karakter | Karakter tokoh tidak sesuai dengan yang seharusnya. | Tokoh yang berprofesi sebagai dokter tidak mengetahui tentang bantuan hidup dasar. |
Bagaimana Cara Revisi Plot Hole dalam Naskah Novel Tanpa Menulis Ulang dari Bab 1?
Berikut ini beberapa cara revisi plot hole dalam naskah novel tanpa menulis ulang dari awal yang bisa penulis coba. Melalui cara-cara ini, kamu tidak perlu panik atau khawatir naskahmu akan sia-sia.
1. Ketahui jenis plot hole
Pertama, ketahui jenis plot hole apa yang ada dalam ceritamu. Langkah ini penting supaya kamu bisa melakukan perbaikan yang tepat sasaran. Dengan begitu, plot hole bisa tertutup dengan baik dan alur cerita tidak lagi terasa janggal.
Untuk mengetahui jenis plot hole apa yang ada dalam novelmu, kamu bisa coba tanyakan kepada diri sendiri terkait tiga hal berikut:
- Siapa yang mengetahui?
- Kapan terjadinya?
- Kenapa si tokoh melakukan hal tersebut?
Dari ketiga pernyataan tersebut, yang tidak bisa kamu jawab berarti adalah jenis plot hole-nya.
2. Menambahkan adegan penghubung
Alih-alih menghapus cerita yang sudah ada dan menulisnya dari awal lagi, menambah adegan untuk menambal plot hole memungkinkanmu lebih hemat waktu, energi, dan pikiran. Langkah ini cocok diterapkan untuk plot hole mustahil.
Jadi, kamu bisa menambahkan adegan pada bagian sebelum terjadi plot hole. Sebagai contoh, perhatikan studi kasus sederhana berikut!
Pada bab 5, terdapat dialog yang menerangkan bahwa tokoh A tidak bisa berbicara sepatah katapun dalam bahasa Mandarin. Namun tiba-tiba di bab 10, tokoh A bisa menjawab pertanyaan dari atasannya yang orang China menggunakan bahasa Mandarin.
Dari jalan cerita tersebut, pembaca akan bertanya-tanya, kapan tokoh A belajar bahasa Mandarin? Kenapa tiba-tiba bisa berkomunikasi dalam bahasa Mandarin?
Untuk menutup plot hole tersebut, kamu bisa coba tambahkan petunjuk di bab 7, bahwa tokoh A rutin mendengarkan podcast setelah pulang kerja supaya setidaknya ia tahu percakapan dasar yang sering dilakukan di kantor.
3. Gunakan flashback
Menyisipkan flashback atau kilas balik ke masa lampau cocok diterapkan untuk plot hole yang sudah terlalu jauh sehingga sulit jika disisipkan adegan tambahan. Jadi, kamu bisa memberikan penjelasan di masa sekarang tentang suatu kejadian di masa lalu. Sebagai contoh:
Pada bab 10, diketahui bahwa Rania memiliki saudara kembar bernama Dania. Padahal, sejak bab awal tidak pernah disebut bahwa Rania memiliki kembaran.
Solusinya, kamu bisa flashback momen-momen di mana terdapat inkonsistensi fisik atau kebiasaan kecil yang Rania lakukan. Misalnya, di bab 3 Rania diceritakan kidal, namun di bab 4 ia menulis menggunakan tangan kanan. Atau, Rania mudah lupa pada janji yang padahal baru ia buat kemarin.
Dengan cara revisi plot hole dalam naskah novel menggunakan flashback, pembaca akan mengira bahwa kasus tadi wajar atau hanya kesalahan tulis. Padahal, perbedaan kebiasaan kecil tersebut terjadi karena si kembar sedang bertukar peran.
4. Ubah dialog atau detail kecil
Mengubah dialog atau detail kecil dalam novel cocok untuk memperbaiki plot hole tidak masuk akal dan timeline. Dengan cara ini, kamu cukup mengganti satu sampai dua kalimat saja tanpa perlu menulis dari awal atau mengulang satu bab. Sebagai contoh:
- Sebelum revisi: Aku memaafkan kamu
- Setelah revisi: Sejujurnya, aku belum bisa benar-benar memaafkan kamu, tapi aku juga lelah terus menyimpan amarah dan bermusuhan denganmu. (Terdapat perubahan yang lebih bertahap sehingga masuk akal)
Bagaimana Cara Cepat Memperbaiki Plot Hole?

Berikut cara cepat menutup plot hole yang bisa penulis ikuti:
| Nomor | Contoh plot hole | Cara menutup |
|---|---|---|
| 1 | Barang yang tiba-tiba muncul. | Menyisipkan adegan menemukan atau mengumpulkan barang tersebut sebelumnya. |
| 2 | Bahasa asing atau kemampuan yang mendadak bisa dilakukan tokoh. | Memberikan proses belajar singkat dan menurunkan levelnya. |
| 3 | Rahasia pribadi yang tiba-tiba diketahui oleh tokoh tertentu. | Menambah adegan di mana tokoh berperan sebagai detektif, kemudian mampu menyimpulkan dari petunjuk-petunjuk yang ditemukan. |
| Karakter tokoh tidak sesuai dengan yang seharusnya. | Tokoh yang berprofesi sebagai dokter tidak mengetahui tentang bantuan hidup dasar. |
Apa Saja Kesalahan yang Perlu Dihindari saat Memperbaiki Plot Hole?
Kesalahan-kesalahan yang perlu dihindari penulis saat memperbaiki plot hole dalam naskah novelnya antara lain:
- Menggunakan kata “tiba-tiba”: Jelaskan prosesnya alih-alih langsung memberitahukan.
- Memberikan penjelasan terlalu panjang: Berikan penjelasan maksimal satu halaman untuk menutup plot hole. Penjelasan terlalu panjang menyebabkan pembaca langsung melewatkannya.
- Mengorbankan logika karakter: Mengubah karakter tokoh yang cerdas menjadi bodoh hanya untuk menutupi plat hole terkesan tidak masuk akal. Ada baiknya, ubah kejadian daripada karakter tokohnya.
Bagaimana Tips Menghindari Plot Hole dalam Naskah Novel?
Agar terhindar dari plot hole dalam naskah novel yang kamu tulis, berikut ini beberapa tips yang bisa kamu coba terapkan:
1. Lakukan riset mendalam
Meskipun novel termasuk karya fiksi atau khayalan penulis, penyusunan ceritanya tetap perlu memperhatikan unsur sebab akibat. Caranya yaitu dengan melakukan riset secara mendalam terkait isi cerita. Dengan banyak riset, kamu juga bisa menceritakan suatu kejadian secara lebih realistis.
2. Buat kerangka novel
Membuat kerangka novel bisa menjadi panduan atau kompas untuk mengarahkan tulisan agar tidak melebar kemana-mana. Dengan begitu, kamu bisa lebih mudah menyelesaikan novel karena ceritamu sudah disusun beraturan sehingga terhindar dari cacat logika.
3. Kenali setiap karakter tokoh dengan baik
Tokoh bisa menjadi salah satu penyebab terjadinya plot hole. Itulah kenapa untuk menghindari plot hole berikutnya kamu perlu mengenali setiap karakter tokoh dengan baik. Jangan sampai, karakter seorang tokoh tiba-tiba berubah di pertengahan bab tanpa alasan yang jelas.
4. Baca ulang bab sebelumnya
Novel merupakan karangan panjang yang terdiri dari banyak bab. Yang mana, tidak menutup kemungkinan ada bagian terlewatkan dan menyebabkan plot hole dalam suatu bab yang kamu tulis.
Oleh karenanya, kamu bisa baca ulang bab sebelumnya. Jika tidak ada yang terasa aneh atau janggal pada alur cerita atau karakter tokoh yang kamu buat, itu berarti novel kamu sudah terbebas dari plot hole.
5. Tetapkan batasan
Selanjutnya, tetapkan batasan dalam bercerita untuk menghindari plot hole dalam novelmu. Dalam hal ini, kamu perlu mengetahui siapa target pembaca novel sehingga kamu akan paham apa saja yang sebaiknya perlu pembaca ketahui dan tidak ketahui.
6. Cek transisi antar bab
Berikutnya, cek transisi antar bab apakah sudah terasa halus dan logis atau terlihat memaksakan. Jika terlihat memaksakan atau tidak terhubung dengan baik, kamu bisa sisipkan adegan baru untuk menjembatani celah tersebut supaya jadi tersambung.
7. Istirahatkan naskah
Jangan langsung mengedit naskah setelah selesai ditulis. Berikan jeda waktu beberapa hari untuk melihat naskah kembali menggunakan perspektif yang lebih segar.
8. Konsultasi dengan mentor, editor, atau beta reader
Terakhir, mintalah feedback atau umpan balik dari mentor, editor, atau beta reader. Dengan begitu, kamu bisa mendapatkan sudut pandang baru untuk mengidentifikasi masalah dalam novelmu.
FAQ Seputar Cara Revisi Plot Hole dalam Naskah Novel
Berikut ini beberapa daftar pertanyaan yang sering diajukan oleh penulis seputar cara revisi plot hole dalam naskah novel tanpa perlu menulis ulang dari awal:
1. Apa yang dimaksud plot hole?
Plot hole atau lubang plot adalah celah dalam cerita yang menyebabkannya menjadi terkesan janggal dan irrasional sehingga perlu diperbaiki.
2. Apakah untuk memperbaiki plot hole harus membaca ulang semua bab?
Tidak harus. Kamu cukup membaca dua bab sebelum dan sesudah bagian yang terdapat plot hole. Fokus pada unsur sebab dan akibat supaya proses revisi lebih cepat.
3. Berapa kata idealnya untuk membuat adegan tambahan?
Idealnya, adegan tambahan untuk menutup plot hole terdiri dari 200 sampai 500 kata.
4. Bagaimana cara efektif untuk membantu memeriksa plot hole?
Untuk membantu memeriksa plot hole, kamu bisa mencatat karakter setiap tokoh dengan jelas dan detail, menggunakan aplikasi Google Sheet untuk menyusun timeline cerita, serta memanfaatkan jasa editor atau beta reader.
Itulah tadi cara revisi plot hole dalam naskah novel yang bisa kamu coba. Dengan mengetahui jenis plot hole apa yang terjadi, menambahkan adegan jembatan, mengubah dialog atau detail kecil, dan menyisipkan flashback, kamu bisa menutup plot hole dalam naskah novelmu tanpa menulis ulang dari bab satu.
Memang, tidak ada novel yang sempurna. Namun dengan menyadari adanya plot hole dalam novel kamu dan memperbaikinya, kamu bisa menulis novel dengan alur cerita yang masuk akal sehingga pembaca tidak merasa janggal dan antusiasme mereka untuk membaca ceritamu bisa tetap terjaga sampai akhir.





