Cara Menulis Cepat tapi Hasilnya Tetap Rapi dan Berkualitas

Cara Menulis Cepat tapi Hasilnya Tetap Rapi dan Berkualitas

Lambat menyelesaikan tulisan maupun cepat selesai tetapi hasilnya kurang memuaskan sering kali menjadi tantangan bagi sebagian besar penulis, khususnya penulis pemula yang masih belajar mengelola waktu antara menulis dengan kesibukannya yang lain.

Padahal, mengejar kuantitas dan kualitas tulisan sama-sama penting. Apalagi bagi penulis lepas yang sedang menghandle banyak project dengan deadline berdekatan. Wah, kebayang kan bagaimana riwehnya? Inilah kenapa penting bagi setiap penulis untuk mengetahui cara menulis cepat.

Cara Menulis Cepat tapi Hasilnya Tetap Rapi dan Berkualitas

Cepat tidak selalu identik dengan hasilnya yang berantakan, lho.  Dengan mengetahui cara menulis cepat yang tepat, kamu tetap bisa menghasilkan tulisan yang rapi, bagus, dan berkualitas.

Nah, kalau kamu termasuk penulis yang sering merasa jumlah kata yang dihasilkan tidak sebanding dengan banyaknya waktu yang sudah dikerahkan, cara-cara dalam artikel ini perlu dicoba agar kamu bisa menghasilkan banyak jumlah kata dengan cepat tanpa menurunkan kualitas tulisan.

Kenapa Menulis Cepat Itu Penting?

Menulis cepat menjadi salah satu keterampilan penting, terutama bagi kamu yang berprofesi sebagai penulis atau memiliki pekerjaan yang berhubungan dengan tulis menulis, serta dituntut deadline yang semakin dekat. Nah, apakah menulis cepat sepenting itu? Berikut jawabannya!

1. Meningkatkan produktivitas

Pertama, menulis cepat memiliki peran penting untuk meningkatkan produktivitas penulis. Penulis bisa menyelesaikan banyak pekerjaan dalam waktu yang berdekatan.

Bahkan tidak hanya penulis, mahasiswa, dosen, pelajar, content creator, hingga karyawan kantoran pun memerlukan skill menulis cepat agar tugasnya bisa cepat selesai dan menggunakan sisa waktunya untuk mengerjakan tugas yang lain.

2. Meminimalkan writer’s block

Kedua, skill menulis cepat penting untuk membantu meminimalisir writer’s block. Writer’s block merupakan salah satu musuh utama penulis yang dapat menghambat terselesaikannya naskah tepat waktu.

Maka, dalam hal ini menulis cepat bisa menjadi strategi ampuh untuk melawannya. Semakin cepat menulis, maka otak terlatih untuk terus mengalirkan ide-ide menulis. Jadi, jangan dulu memikirkan apakah tulisan sudah cukup baik atau belum. Fokus saja untuk menyelesaikan tulisan terlebih dahulu.

3. Memudahkan mencapai target

Terakhir, inilah alasan yang sering kali menjadi tujuan utama penulis perlu menulis cepat, yaitu mencapai target. Terlebih lagi bagi dosen atau mahasiswa yang perlu segera menyelesaikan karya tulisnya untuk keperluan akademik.

Penyebab Menulis Menjadi Lambat

Lambatnya proses penyelesaian tulisan ternyata disebabkan oleh beberapa hal yang perlu kamu hindari. Nah, apa saja penyebab menulis menjadi lambat? Berikut ini empat penyebab umumnya:

1. Menulis dan mengedit bersamaan

Penyebab pertama ialah menulis sambil mengedit. Padahal, menulis sambil mengedit bukan cara mempercepat menulis, malah justru sebaliknya. Menulis dan mengedit merupakan dua aktivitas berbeda sehingga prosesnya perlu dipisah atau tidak dilakukan dalam waktu yang bersamaan.

Kamu perlu fokus menyelesaikan tulisan terlebih dahulu tanpa memikirkan kesalahan-kesalahan penulisan yang mungkin terjadi. Baru setelah itu, kamu bisa mengistirahatkan naskah, lalu mengedit atau memperbaikinya jika perlu.

2. Banyak distraksi

Banyak distraksi atau gangguan juga menjadi musuh utama penulis dalam menyelesaikan naskahnya. Gangguan bisa datang dari lingkungan sekitar yang tidak kondusif atau berisik, notifikasi handphone, ataupun pikiran yang condong ke hal lain disaat sedang menulis.

Gangguan-gangguan tersebut tentu saja dapat membuat kecepatan menulis menjadi terganggu karena fokus yang terpecah. Untuk itulah, kamu perlu menentukan tempat yang tenang dan aman dari gangguan, serta mematikan notifikasi handphone selama proses menulis.

3. Terlalu perfeksionis

Menulis draft pertama yang berantakan adalah hal yang normal dan pasti dialami oleh setiap penulis. Tulisan yang berkualitas tidak harus bagus atau rapi sejak awal, ya. Jadi, biarkan saja draf awalmu tampil apa adanya.

Fokuslah menulis terlebih dahulu tanpa perlu memikirkan kesempurnaan tulisannya. Nanti, akan ada fase berikutnya yaitu self editing untuk menyempurnakan bagian yang dirasa kurang tepat atau memuaskan.

4. Tidak membuat kerangka tulisan

Membuat kerangka atau outline tulisan memang tidak wajib. Namun, menulis tanpa outline bisa jadi penyebab tulisanmu tidak kunjung selesai. Hal ini berkaitan dengan kemungkinan writer’s block yang bisa terjadi selama proses menulis yang bisa mengakibatkan progres terhambat. Dengan adanya outline, kamu bisa segera bangkit dari writer’s block dan menemukan kembali arah tulisan.

Cara Menulis Cepat Tanpa Mengabaikan Kerapian dan Kualitas Tulisan

Menulis cepat bukan berarti boleh dilakukan asal-asalan. Meski sedang dikejar deadline, kualitas tulisan tetap perlu diperhatikan. Terdengar sulit, ya? Kita dituntut bekerja cepat namun tidak boleh mengabaikan kualitas. Tapi tenang, cara menulis cepat namun tulisan tetap rapi dan berkualitas bisa kamu ikuti berikut ini:

1. Melakukan riset

Pertama, cara menulis cepat namun tulisan bisa tetap rapi dan berkualitas yaitu melakukan riset. Riset mendalam membantumu mengatasi kebingungan karena kurangnya referensi yang kamu miliki terkait topik yang ditulis.

Semakin banyak dan mendalam referensi yang dibaca, maka semakin banyak pula kosakata dan informasi yang kamu dapatkan sehingga lebih mudah serta lancar dalam menulis. Alhasil, tulisan bisa cepat selesai sebelum deadline tiba.

2. Membuat outline tulisan

Langkah berikutnya agar bisa menulis cepat ialah membuat outline atau kerangka tulisan. Membuat outline tulisan memiliki peran penting untuk menjaga fokus dan mengarahkan tulisan agar tetap berada pada jalur yang sudah direncanakan.

Kerangka tulisan biasanya berisikan tujuan penulisan beserta poin-poin penting di dalam tulisan. Dengan begitu, kerangka tulisan bisa memudahkan penulis untuk mengembangkan poin-poin penting tersebut menjadi paragraf-paragraf yang memberikan penjelasan lebih detail dan kompleks mengenai topik yang dibahas.

3. Menerapkan teknik free writing

Teknik free writing atau menulis bebas merupakan teknik menulis di mana kamu bisa menuangkan ide apapun yang terlintas dalam pikiranmu dengan fokus tanpa perlu mempertanyakan apakah sudah cukup baik atau belum atau ada kesalahan penulisan atau tidak.

Teknik ini membantu kamu menyusun tulisan lebih cepat karena ide-ide mengalir lebih lancar dan mengurangi hambatan mental saat menulis.

4. Menggunakan teknik pomodoro

Cara menulis cepat tanpa mengorbankan kerapian dan kualitas tulisan berikutnya ialah menggunakan teknik pomodoro. Teknik pomodoro dapat diterapkan dengan cara memberikan jeda istirahat setelah beberapa lama fokus menulis tanpa gangguan.

Misalnya, kamu bisa beristirahat selama 5 menit setiap kali selesai menulis selama 25 menit. Teknik ini membantumu tetap fokus dan meningkatkan produktivitas.

5. Menulis dan mengedit diwaktu yang berbeda

Kalau kamu berpikir menulis sambil mengedit bisa memangkas banyak waktu untuk menulis alias tulisan bisa cepat selesai, kamu salah besar!

Menulis dan mengedit merupakan dua aktivitas yang perlu dilakukan diwaktu yang berbeda. Menggabungkan keduanya dalam waktu bersamaan justru membuat tulisan semakin lama selesai.

Hal tersebut dikarenakan dorongan untuk memperbaiki tulisan akan muncul terus menerus padahal tulisan belum benar-benar selesai. Jika demikian, kemungkinan juga akan ada ide-ide yang tertinggal. Akibatnya, tulisan yang dihasilkan menjadi kurang maksimal.

6. Menghindari penggunaan istilah rumit

Cara menulis cepat namun tetap menghasilkan tulisan yang rapi dan berkualitas berikutnya bisa dilakukan dengan menghindari penggunaan istilah rumit. Dalam artian, menggunakan kalimat sederhana jauh lebih efektif untuk mempercepat proses penulisan. Selain itu, menggunakan diksi sederhana juga bisa lebih mudah dipahami pembaca.

7. Latihan menulis setiap hari

Terakhir, berlatih menulis setiap hari juga menjadi salah satu cara efektif agar kamu bisa menulis cepat tanpa mengesampingkan kerapian dan kualitas tulisan. Banyak latihan menulis, baik menulis jurnal, blog, atau catatan sederhana membuat kamu semakin terbiasa merangkai kata sehingga bisa menulis dengan cepat.

Tools Pendukung untuk Menulis Cepat

Beberapa tools atau alat pendukung agar kamu bisa menulis cepat, antara lain:

  • Mengolah kata: Microsoft Office dan Google Docs
  • Memeriksa kesalahan penulisan: Grammarly, Duplichecker, Hemingway, dan lain-lain.
  • Membuat kerangka tulisan: ChatGPT, Notion, dan lain-lain.

Demikian cara menulis cepat tanpa mengorbankan kerapian dan kualitas tulisan yang bisa kamu coba. Menulis cepat bukan berarti asal menulis, ya. Kamu bisa menulis cepat namun menghasilkan tulisan yang tetap rapi dan berkualitas dengan menerapkan cara-cara di atas.

WhatsApp
Facebook
Twitter
LinkedIn