10+ Keuntungan Memilih Penerbit Indie bagi Penulis Pemula

10+ Keuntungan Memilih Penerbit Indie bagi Penulis Pemula

Siapa nih yang mau menerbitkan buku tapi masih takut naskahnya ditolak, takut biayanya mahal, atau malas melewati proses penerbitan yang rumit? Kalau kamu orangnya, coba yuk simak dulu informasi yang akan dibahas pada artikel kali ini!

Perlu kamu ketahui bahwa sebetulnya menerbitkan buku tidak serumit itu, lho. Khususnya bagi kamu yang memilih menerbitkan buku melalui penerbit buku indie. Selain prosedurnya yang lebih mudah, banyak keuntungan memilih penerbit indie lainnya yang bisa kamu dapatkan.

10+ Keuntungan Memilih Penerbit Indie bagi Penulis Pemula

Nah, penasaran apa saja keuntungan memilih penerbit indie yang bisa didapatkan khususnya bagi kamu yang termasuk penulis pemula? Langsung saja, jawabannya bisa kamu simak di bawah ini!

Jalur Penerbitan Buku

Bagi kamu yang baru pertama kali ingin menerbitkan buku, perlu kamu ketahui terlebih dahulu bahwa ada tiga jalur penerbitan buku. Yang mana penerbit buku indie merupakan salah satunya.

1. Penerbit mayor

Penerbit mayor merupakan perusahaan penerbitan buku berskala besar yang memiliki jaringan distribusi dan pemasaran yang luas, sistem kerja profesional, serta sumber daya yang lengkap untuk mendukung penerbitan buku.

Penerbit mayor memberlakukan seleksi sangat ketat untuk setiap naskah yang masuk. Hanya naskah yang berkualitas, unik, tidak pasaran, mengangkat tema sesuai visi misi penerbit, dan memiliki nilai komersil yang akan terpilih.

Kenapa begitu? Sebab, penerbit mayorlah yang akan sepenuhnya menanggung biaya penerbitan. Kalau naskah yang dipilih tidak menarik minat pasar, maka tentu saja mereka bisa rugi.

Bisa menembus penerbit mayor memang menjadi salah satu impian setiap penulis. Selain dipandang hebat dan bisa memperkuat karier di dunia kepenulisan, buku penulis juga akan dicetak dalam jumlah besar dan didistribusikan secara luas melalui toko-toko buku fisik maupun online. Dengan begitu, peluang bukunya mampu menjangkau audiens yang lebih luas pun terbuka lebar.

Sayangnya, menerbitkan buku melalui penerbit mayor bisa menjadi tantangan yang besar terutama bagi penulis pemula. Sebab, kamu akan bersaing dengan penulis-penulis di luar sana yang sudah berpengalaman dan memiliki personal branding yang kuat. Selain itu, prosedur birokrasi penerbitan buku di penerbit mayor juga cenderung lebih rumit.

Menerbitkan buku melalui penerbit mayor pun memakan waktu yang jauh lebih lama. Hal ini dikarenakan penerbit harus menyaring naskah dengan ketat untuk menemukan naskah yang benar-benar layak untuk diterbitkan.

2. Penerbit indie

Nah, bagi kamu yang masih penulis pemula, jangan dulu berkecil hati atau berpikiran bahwa menerbitkan buku itu sulit. Ada jalan lain yang bisa kamu coba untuk menerbitkan buku selain melalui penerbit mayor. Yakni, melalui penerbit indie.

Penerbit indie adalah perusahaan penerbitan buku yang berdiri sendiri atau secara mandiri tanpa adanya bantuan dari penerbit besar. Penerbit indie juga pada umumnya sudah memiliki sistem kerja profesional dan sumber daya lengkap untuk mendukung proses penerbitan buku.

Nah, penerbit buku indie bisa jadi alternatif solusi bagi penulis baru karena naskahnya tidak perlu melalui seleksi yang super ketat. Meski biaya penerbitan ditanggung penulis, banyak keuntungan memilih penerbit buku indie yang bisa penulis pemula dapatkan. Penjelasan lebih lengkap akan dijelaskan pada subbab selanjutnya.

3. Self publishing

Terakhir ada self publishing. Menerbitkan buku secara self publishing berarti penulis mengontrol penuh proses penerbitan bukunya mulai dari penulisan naskah, editing, desain cover, layout, pengurusan ISBN dan hak cipta, pencetakan, distribusi, hingga pemasaran buku dilakukan tanpa bantuan penerbit.

Keuntungan Memilih Penerbit Indie10+ Keuntungan Memilih Penerbit Indie bagi Penulis Pemula

Memilih penerbit indie merupakan langkah awal yang tepat bagi penulis pemula untuk membangun reputasinya di dunia kepenulisan. Menerbitkan buku melalui penerbit indie juga memberikan banyak. keuntungan bagi penulis pemula. Apa saja keuntungannya?

1. Peluang lolos terbit lebih besar

Keuntungan pertama, seleksi naskah di penerbit indie tidak seketat penerbit mayor. Bahkan, naskah kamu sudah pasti bisa diterbitkan selagi di dalam naskah tidak menyinggung unsur SARA ataupun pornografi.

Hal tersebut tentunya akan sangat menguntungkanmu sebagai penulis pemula. Kamu tidak harus melalui persaingan yang ketat dengan penulis-penulis lain yang berpengalaman atau sudah lebih dulu populer di dunia penerbitan buku.

Namun meski seleksi naskahnya tidak seketat penerbit mayor, bukan berarti penerbit indie mengabaikan naskah dari sisi kualitasnya. Penerbit indie profesional akan membantu proses editing naskah yang merupakan bagian dari layanan penerbitannya untuk menyempurnakan kualitas naskah buku penulis.

2. Waktu penerbitan lebih cepat

Karena naskah bisa diterima tanpa perlu melalui seleksi yang ketat, menerbitkan buku melalui penerbit indie juga memungkinkan waktu penerbitan berlangsung lebih cepat. Tidak sampai berbulan-bulan layaknya menerbitkan buku melalui penerbit mayor.

Cocok sekali untuk penulis pemula maupun kalangan akademisi seperti dosen yang ingin bukunya segera terbit guna memenuhi kebutuhan akademik.

3. Biaya fleksibel

Keuntungan memilih penerbit indie berikutnya yaitu biaya penerbitannya yang fleksibel. Pada umumnya, penerbit indie menyediakan beragam paket penerbitan yang bisa penulis pilih sesuai kebutuhan penerbitan dan anggaran yang dimiliki.

Tidak perlu takut biayanya mahal, ya. Saat ini, banyak penerbit indie yang mematok biaya penerbitan murah mulai dari ratusan ribu saja.

4. Penulis ikut memegang kendali atas karyanya

Berbeda dengan penerbit mayor yang memiliki kendali penuh atas naskah buku penulis, menerbitkan buku melalui penerbit indie memungkinkan penulis juga ikut memegang kontrol atas karyanya.

Sebagai contoh, penulis bisa memberikan masukan kepada pihak penerbit mengenai desain cover dan layout buku yang sesuai selera atau keinginannya.

5. Pendampingan penuh selama proses penerbitan

Memperoleh pendampingan dari awal sampai buku berhasil terbit juga menjadi salah satu keuntungan memilih penerbit indie yang penting untuk dipertimbangkan bagi penulis yang baru pertama kali menerbitkan buku.

Dengan adanya pendampingan sejak awal mulai dari editing naskah, desain cover, layout, pengurusan ISBN, hak cipta, pencetakan, hingga distribusi dan penjualan buku, maka proses penerbitan akan lebih terarah dan berjalan lancar.

6. Fleksibel dalam menentukan jumlah cetakan

Penerbit indie juga biasanya menyediakan layanan print on demand sehingga penulis bisa menentukan jumlah cetakan sesuai kebutuhannya. Dengan begitu, penulis tidak harus mencetak hingga ratusan atau ribuan eksemplar yang mana bisa memakan biaya lebih besar.

Dengan mencetak satuan atau sesuai kebutuhan, penulis juga bisa mengecek antusiasme pasar terlebih dahulu terhadap bukunya, serta mencegah kerugian materi andaikata tidak semua buku laku terjual.

7. Cocok untuk membangun reputasi penulis

Memilih penerbit indie bisa menjadi jalan pintas bagi penulis baru yang ingin mulai membangun namanya di dunia kepenulisan. Sebab, karya tulis berupa buku merupakan portofolio yang kuat untuk meyakinkan pembaca, penerbit, maupun sesama penulis.

Portofolio yang kuat tersebut juga memungkinkan terbukanya peluang baru untuk penulis. Misalnya, diajak berkolaborasi dengan sesama penulis, diundang menjadi pembicara, mentor, dan lain sebagainya.

8. Bagi hasil penjualan lebih tinggi

Berikutnya, penerbit indie juga menawarkan bagi hasil penjualan atau royalti yang lebih besar dibandingkan penerbit mayor. Rata-rata, penerbit indie menawarkan royalti antara 15% hingga 20%. Berbeda dengan penerbit mayor yang royaltinya hanya berkisar 8% sampai 10%.

9. Membangun kedekatan dengan penerbit dan pembaca

Menerbitkan buku melalui penerbit indie juga mampu menciptakan kedekatan hubungan antara antara penulis dengan penerbit dan pembaca. Kenapa begitu?

Hal itu dikarenakan penulis akan secara aktif berkomunikasi dengan penerbit selama kerja sama untuk penerbitan bukunya masih berlangsung.

Begitupun kedekatan emosional dengan pembaca. Keaktifan penulis dalam mempromosikan bukunya di media sosial maupun acara seperti launching buku, bisa memantik interaksi atau komunikasi lebih jauh dengan pembaca.

10. Pendistribusian buku secara digital

Keuntungan lainnya, penerbit indie juga mendistribusikan buku-buku yang mereka terbitkan secara online, baik melalui marketplace, platform penjualan buku digital, maupun website toko buku yang dikelola penerbit.

Dengan sistem pendistribusian buku secara online tersebut memungkinkan buku kamu bisa menjangkau pembaca di luar negeri. Ini artinya, penulis berkesempatan dikenal hingga kancah internasional.

11. Menerima semua genre Buku

Keuntungan memilih penerbit indie yang terakhir yaitu terbuka untuk semua genre buku atau tidak terbatas pada genre buku tertentu. Mulai dari buku novel, buku pengembangan diri, buku akademik atau buku ajar, monograf, biografi, buku anak, buku komik, dan jenis buku fiksi maupun nonfiksi lainnya bisa diterbitkan oleh penerbit indie.

Itulah 11 keuntungan memilih penerbit indie yang bisa penulis pemula dapatkan. Menerbitkan buku memang impian banyak orang. Yang mana untuk mewujudkannya tentu tidak lepas dari peran jasa penerbitan buku profesional sehingga buku penulis bisa terbit dengan aman, lancar, dan berkualitas terbaik.

Dengan memilih penerbit indie, sebagai penulis pemula kamu tidak perlu khawatir lagi akan seleksi naskah atau persaingan yang ketat dengan para penulis lainnya. Buku kamu juga bisa cepat terbit tanpa biaya yang mahal. Jadi, yuk jangan ragu terbitkan buku kamu sekarang juga!

WhatsApp
Facebook
Twitter
LinkedIn